Makassar Kekurangan 105 Guru SMA – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Makassar Kekurangan 105 Guru SMA

Net/ILustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Dinas Pendidikan Sulsel baru saja menyelesaikan verifikasi dan pendataan jumlah guru, sebarannya, serta kebutuhan di setiap SMA/SMK negeri di wilayah Sulsel.
Ternyata dari hasil verifikasi, ditemukan jika tingkat penyebaran guru di kabupaten/kota tidak merata. Ada yang kelebihan, namun ada pula yang kekurangan.
Dari hasil pendataan, ternyata Kota Makassar kekurangan sekitar 105 guru SMA. Itu khusus untuk kebutuhan guru berstatus PNS.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo di kantornya.
Menurut Irman, idealnya jumlah guru di Makassar sebanyak 1.128 orang.
Selain Makassar, empat kabupaten lainnya juga kekurangan guru SMA. Diantaranya Kabupaten Bone yang masih membutuhkan 30 guru, Gowa 123, Luwu 25, dan Kabupaten Luwu Timur sebanyak 75 guru.
Irman menjelaskan, sebenarnya secara umum, Sulsel kelebihan guru SMA/SMK.Jumlahnya cukup besar yakni 2.129 guru. Jumlah guru PNS yang tercatat sebanyak 16.405 orang. Jika satu guru idealnya mengajar 20 siswa, maka kebutuhab guru di Sulsel hanya sekitar 14.276 orang.
“Artinya ada kelebihan sekitar 2.129 guru. Itu secara umum. Jadi artinya ada memang kabupaten/kota yang surplus guru cukup banyak. Ada juga yang kekurangan, ” ungkap lelaki yang akrab disapa None ini.
Dia menyebutkan, tiga kabupaten yang kelebihan guru diantaranya Pangkep dengan jumlah surplus sebanyak 140 orang, Sinjai 100 orang, dan Kabupaten Wajo sebanyak 74 guru.
Terkait kuantitas guru tersebut, Dinas Pendidikan Sulsel sudah membuat daftar kebutuhan berdasarkan jumlah guru. Menurut Irman, normalnya guru professional mengambil satu jenis mata pelajaran sesuai sertifikat pendidik yang dimilikinya.
“Ada daerah yang kelebihan guru, dan ada juga yang kekurangan. Kami akan lakukan redistribusi untuk mengatasi masalah ini,” jelasnya.
Artinya, dalam waktu dekat, Disdik akan mempertimbangkan mutasi guru dari wilayah yang berlebihan ke wilayah yabg kekurangan.
Terkait perekrutan guru bantu, kata Irman, jika dilihat dari jumlah guru yang ada saat ini, maka tertutup kemungkinan dilakukan recruitment. Tapi jika dilihat dari fungsi, maka bisa saja diangkat asisten guru.
“Untuk perekrutan asisten guru kami sementara menjajaki, dan dibutuhkan sekitar tiga ribu orang. Kami masih mendata, daerah mana yang membutuhkan asisten guru,” pungkas None. (bkm/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top