Incumbent tak Berijazah SMA Boleh Mendaftar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Incumbent tak Berijazah SMA Boleh Mendaftar

KOLAKAPOS, Makassar–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, akhirnya memberikan kemudahan ke sejumlah bakal calon ketua RT-RW incumbent untuk ikut mendaftar di Pemilihan Ketua RT-RW (Pilkara), meski tak memiliki ijazah SMA.

Alasan Danny sapaan akrab wali kota, kemudahan yang diberikan ke bakal calon dari incumbent atau yang telah lama menjabat ketua RT-RW, karena mereka telah memiliki pengalaman memimpin dan telah dikenal warganya.
“Kalau ada incumbent yang sudah puluhan tahun menjadi ketua RT ataupun RW namun tidak memiliki ijazah SMA dan masih mau menjabat ketua RT dan RW itu bisa. Pemerintah setempat harus melihat itu,” tegasnya, kepada BKM.
Sementara yang dilarang, tegas Danny, adalah calon yang tidak lagi bertempat tinggal di wilayah itu.
Wali kota juga merespon positif antusiasme masyarakat dalam mengikuti Pilkara serentak yang dilaksanakan 26 Februari mendatang cukup tinggi.
“Incumbent ataupun pendatang baru sama-sama memiliki peluang besar. Tinggal bagaimana kepercayaan masyarakat kepada mereka, apalagi niat mereka bekerja untuk masyarakat dan pemerintah kota sangat besar,” tegasnya.
Kepala Kecamatan Sangkarrang, Firnandar Sabara juga memprediksi incumbent masih memiliki keunggulan karena masih menjadi panutan masyarakat dan masih menjadi calon tunggal. Meski begitu, peluang bagi pendatang baru juga tetap besar.
Camat Tamalate, Hasan Sulaiman juga mengungkapkan, pendatang baru dan incumbent sama-sama berpeluang besar dipilih oleh masyarakat. “Semua calon berpeluang memperoleh suara terbanyak, karena semua calon adalah figur yang ditokohkan oleh masyarakat dan siap mengabdikan dirinya untuk membantu mewujudkan Makassar dua kali tambah baik. Biarlah mayarakat yang menentukan siapa figur yang mereka pilih,” jelas Hasan Sulaiman.
Pernyataan yang sama dikatakan Camat Manggala, Anshar Umar. Menurutnya, semua yang mendaftar di Pilkara semua berpeluang. “Semua berpeluang, baik incumbent dan pendatang baru, kecuali yang sudah mencalonkan tapi mengundurkan diri,” kata Anshar.
Berbeda dengan Camat Mariso, Harun Rani. Harun melihat tidak semua pendaftar di Pilkara berpeluang yang sama dengan incumbent, untuk peluang pendatang baru hanya 30 persen. “Peluang yang terlihat untuk incumbent dan pendatang baru 70-30, kemungkinan 30 persen untuk pendatang baru,” ungkap Harun.
Seperti diketahui, salah seorang warga RW 03, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Paharuddin Dg Suttte mengaku, mendapat penolakan keras dari panitia pemilihan ketua RT dan RW di tingkat kelurahan dengan alasan ijazah yang dimilikinya untuk mencalonkan ketua RT 03 tidak memenuhisarat karena hanya ijazah SMP. Hal itu tentunya menjadi pertanyaan dan menuai kekecewaan bagi mantan ketua RT selama 12 tahun, dan ketua RW selama 5 tahun itu.
“Saya ditolak karena hanya berijazah SMP, padahal saya sudah menjabat ketua RT selama 12 tahun dan ketua RW selama 5 tahun,” singkatnya.(bkm/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top