Pengedar Paket 50 Ribu Bidik Pelajar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Pengedar Paket 50 Ribu Bidik Pelajar

Net/Ilustrasi

BNN: Orang Tua Harus Berperan Aktif Lawan Narkoba

KOLAKAPOS, Palopo–Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, Maximillian Sahese sangat prihatin dengan penjualan narkoba paket hemat dengan sasaran para siswa SMP maupun SMA. Menurutnya, jaringan mafia narkoba paket hemat dapat menghancurkan generasi, dimana sasaran mereka adalah anak usia sekolah.

“Pengedar sabu-sabu mulai jeli melihat situasi pasar. Caranya pengedar menyiapkan paket hemat dengan harga Rp50 ribu. Sabu seharga itu bisa digunakan tiga sampai empat orang pelajar. Harga ini sangat murah karena dibeli dengan cara patungan,” kata Maximillian, Kepala Palopo Pos ketika ditemui di Lapas Palopo, Jumat 17 Februari lalu.

Lanjut Maximillian, peredaran dan penyalahgunaan narkoba ditengah masyarakat Palopo sudah pada tingkat memprihatinkan. Yang dirusak bukan hanya orang dewasa namun generasi penerus pembangunan jadi sasaran jaringan bandar.

“Ini menjadi perhatian kita bersama, apalagi adanya paket hemat yang membuat kami kuatir dengan pelajar karena mereka dapat terpengaruh untuk mencoba barang haram tersebut. Saya katakan ini karena pernah ada anak SMP yang ketahuan memakai sabu. Dia membeli sabu secara patungan seharga 50 ribu. Nah, tentu sangat ironis bukan, sebab jaringan pengedar ternyata sudah menyentuh anak usia sekolah,” ungkap Maximillian.
Olehnya itu, Maximillian meminta dengan sangat agar orang tua dan lingkungan keluarga harus proaktif memberikan penyadaran kepada anak-anaknya agar menjauhi narkoba. “Mari berperan aktif melawan narkoba, khususnya diinternal keluarga masing-masing. Orang tua harus bisa melindungi putra putri mereka dari bahaya narkoba,” imbunya.

Jika ini diterapkan, masih kata Maximillian, pasti keluarga akan menjadi tempat nyaman bagi anak. Orang tua harus melakukan pendampingan secara menyeluruh terhadap tumbuh kembang sianak, sehingga dengan begitu akan dapat melahirkan keluarga yang berkualitas, dan bebas dari ancaman narktika,” katanya. (him)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top