Tim Sisir Lokasi Nelayan Jatuh–Belum Ditemukan, Pencarian Bakal Diperluas – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Tim Sisir Lokasi Nelayan Jatuh–Belum Ditemukan, Pencarian Bakal Diperluas

Tim gabungan dari kepolisian, TNI, dan BPBD saat melakukan penyisiran

KOLAKAPOS, Palopo–Tim gabungan dari kepolisian, TNI, dan BPBD sudah dikerahkan. Melakukan pencarian. Dari pagi sampai malam tadi. Namun, hasilnya tetap nihil. Tim berupaya menyisir titik yang diperkirakan nelayan jatuh ke laut.

Upaya pencarian nelayan yang hilang masih terus berlanjut. Pihak Polres Palopo mengerahkan 10 perahu, termasuk perahu milik nelayan. Pencarian Kamis 16 Februari 2017, kemarin dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polres Palopo, Ipda Musyafir.

Anggota Polres Palopo yang berjumlah kurang lebih 12 orang menggunakan perahu jenis gae. Mereka menyisir tepi laut karang-karangan. Namun, hingga petang kemarin, belum diketahui pasti kondisi dan keberadaan nelayan yang hilang itu.

“Saat ini, kami petugas gabungan dari Kepolisian dan BPBD masih melakukan pencarian,” kata Musyafir, sore kemarin. Kendati hasilnya masih nihil, namun langkah selanjutnya akan melakukan penyisiran dengan dilengkapi alat penyelaman. “Yang pasti kami belum berhasil menemukannya. Tapi kami masih berusaha keras mencarinya sampai saat ini,” tandasnya.
Ipda Musyafir menambahkan, saat ini ini puluhan petugas dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Palopo ditambah aparat kepolisian, dan TNI terus melakukan pencarian. Pencarian tersebut dilakukan di sekitar tempat jatuhnya korban yang bernama Akbar, warga Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara.

“Saat ini kami masih fokus lakukan pencarian di 4 titik jatuhnya korban, belum bergerak keluar dan sama sekali belum menemukan tanda-tanda,” ujarnya.

Pihaknya mengakui pencarian yang dilakukan ini masih proses manual. Ia bersama tim dibantu 10 perahu nelayan sudah beberapa kali bolak-balik, namun belum juga menemukan tanda. Untuk diketahui, titik jatuhnya Akbar sebagaimana info dari rekannya menempuh perjalan kurang lebih tiga jam dari Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo.

Kata dia, kemungkinan pencarian hari ini bisa diperluas. Pasalnya, tim Basarnas sudah mulai turun bergabung bersama tim. “Jadi hari ini Basarnas sudah ada,” katanya. Berdasarkan jadwal pencarian dilakukan pada pukul 3 dini hari. Tentunya besar harapan Akbar segera ditemukan pada hari ini. Pasalnya, Basarnas bakal datang dengan sejumlah peralatan untuk mendeteksi koordinat serta arus agar korban bisa dideteksi bergerak kemana saat jatuh.
Korban hilang di laut sudah 24 jam lebih. ”Belum ada tanda-tanda korban ditemukan. Anggota diturunkan sejak pagi sampai malam,” ujar Kepala BPBD Kota Palopo, Hasan, S.Sos, Kamis 16 Februari 2017.

Dikatakannya, ada sekitar 20 orang yang diterjunkan melakukan pencarian dengan menggunakan 1 speed boat dan juga 1 perahu karet. “Kami tentu berharap dari pencarian ini akan segera ada titik terang. Sehingga keluarga korban bisa secepatnya mengetahui kondisi korban,” harapnya.

Sementara dari informasi yang didapatkan lainnya seluruh nelayan kapal panggae juga ikut melakukan pencarian bersama dengan pihak lainnya. Sama seperti pencarian pada hari pertama, pencarian di hari kedua ini kembali sekitar 10 kapal melakukan pencarian.

“Belum ada tanda bahwa korban ditemukan sampai saat ini. Pihak keluarga korban juga menyerahkan sepenuhnya kepada para tim semoga dapat segera ditemukan baik dalam kondisi masih hidup atau sudah meninggal,” kata Nasir, salah satu kerabatnya.

Jika sampai malam ini (kemarin,red) belum ada ditemukan pencarian akan dilakukan kembali besok. Dengan kembali mengerahkan personil dari pihak Kepolisian, TNI AD, Basarnas dan BPBD juga pihak nelayan.(palopopos/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top