Melanggar Kena Ditilang, Tertib Dapat Bunga dan Cokelat – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Melanggar Kena Ditilang, Tertib Dapat Bunga dan Cokelat

Salah seorang pengendara bermotor mendapatkan sebungkus cokelat dan setangkai bunga mawar dari Kasat Lantas Polres Muna AKP Alfin, sebagai bentuk penghargaan karena tertib berlalulintas.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Cara unik dilakukan Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muna, agar para pengendara lebih mematuhi etika berlalulintas. Mereka memberikan reward (penghargaan) dengan memberikan sebungkus cokelat dan setangkai bunga mawar, kepada pengendara yang dianggap patuh dan pemberian surat tilang juga diberikan kepada pengendara yang dianggap melakukan pelanggaran berlalulintas.

“Apabila menggunakan helem standar muka belakang dan lengkap surat-suratnya, kami memberikan cokelat dan bunga sebagai tanda kasih sayang kami kepada mereka. Apabila tidak lengkap maka kami tilang agar mereka ingat, apabila melanggar mereka akan dapat tindakan tegas dari aparat hukum,” tegas Kasat Lantas Polres Muna AKP Alfin saat menggelar giat operasi tertib berlalulintas di jalan Gatot Subroto, depan Polsek Katobu, Rabu (14/2) pagi.
AKP Alfin mengatakan, pagi itu pihaknya juga memberikan himbauan dengan menggunakan papan bertuliskan kalimat-kalimat unik, seperti “jatuh cinta tak seindah jatuh di aspal dan sayangi dirimu, sayangi kendaraanmu seperti kau menyayangi kekasihmu”. Pesan unik tersebut kata AKP Alfin, bertujuan agar masyarakat dapat lebih patuh berlalulintas di jalan raya.
“Kami menggunakan himbauan-himbauan dengan kata-kata yang menarik, sehingga masyarakat tertarik untuk membacanya dan pesan-pesan yang kami sampaikan pun bisa teringat terus di dalam benak masyarakat itu sendiri,” paparnya.
Bahkan pria tegap berpangkat tiga balok dipundak ini menilai kepatuhan berlalulintas untuk pengendara roda dua khususnya dalam Kota Raha sudah mengalami peningkatan. “Alhamdulillah kepatuhan sudah meningkat. Hal itu terlihat dengan pengguna helem standar sudah mulai mendominasi, dari sebelumnya yang jarang menggunakan helem standar. Pagi ini juga baru dua unit kendaraan yang terkena penilangan. Mereka ditilang tidak gunakan helem dan menggunakan knalpot bogar,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar terus tertib berlalulintas supaya tingkat kecelakan di jalan raya dapat diminimalisir. “Himbauan saya kepada masyarakat agar tetap tertib belalulintas sehingga tingkat kecelakaan di Muna dan Muna Barat tidak terlalu banyak. Kalau perlu sudah hilang,” imbuhnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top