Investor Asal Hongkong dan Tiongkok Lirik Batam – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

EKOBIS

Investor Asal Hongkong dan Tiongkok Lirik Batam

KOLAKAPOS, Batam–Tiga investor asal Hongkong dan Tiongkok menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di kota industri Batam, Kepulauan Riau.

Ketiga investor ini juga telah datang dan menemui Pemko Batam untuk membicarakan terkait penanaman investasi sebesar Rp 1 triliun tersebut.

Rencananya ketiga investor ini akan membuka pabrik di salah satu kawasan industri di Batam.

Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam Gustian Riau mengatakan fasilitas Kemudahan Investasi Langsung Kontruksi (KILK) yang baru diresmikan di empat kawasan ternyata menarik perhatian para investor.

Hal itu terbukti dari tiga investor asing yang mendaftakan diri untuk berinvetasi di Batam.

“Ada tiga investor, satu dari Hongkong dan dua Tiongkok. Nilai investasi mereka berkisar Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun,” kata Gustian di Batamcenter seperti diberitakan Batam Pos (Jawa Pos Group) hari ini.

Dua diantara investor berencana membuka pabrik coklat dan nikel. yang memilih kawasan industri West Poin. Para investor juga sudah melakukan uji kelayakan dan pengurusan kelengkapan untuk izin berinvestasi.

“KILK menjadi langkah awal kita untuk menarik investor. Mereka juga tengah mengurus izin prinsip, yang dari kita jika semuanya lengkap bisa selesai dalam waktu tiga jam,” terang Gustian.

Selain tiga investor dari Tiongkok dan Hongkong, tiga investor dari negara lainnya juga sempat bertanya tentang kondisi Batam untuk berinvestasi. Namun, seperti apa kelanjutannya, Gustian belum mendapat kabar dari tiga investor tersebut.

“Kalau yang dari Hongkong dan Tiongkok itu dalam tahap melengkapi saja. Mudah-mudahan dengan adanya klik ini bisa menarik investor, soalnya sudah ada tiga lain yang bertanya,” jelas Gustian.

Menurut dia, pemerintah memberi kemudahan para investor asing untuk berinvestasi di Batam. Dimana untuk berinvestasi para investor harus memiliki syarat diantaranya nilai investasi, jenis investasi yang dibuka hingga memiliki persetujuan kawasan industri.

“Kami tak punya target untuk jumlah investor. Yang jelas sesuai arahan Pak Wali (Muhammad Rudi), Batam bisa menarik para investor dan wisatawan. Dan pemerintah harus memfasilitasi itu,” pungkas Gustian. (jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top