Pembelian Alat Tera Ulang Butuh Rp10 Miliar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Pembelian Alat Tera Ulang Butuh Rp10 Miliar

KOLAKAPOS, Palopo–Guna menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), saat ini Komisi III DPRD Kota Palopo mendampingi Dinas Perdagangan Kota Palopo melobi Kementerian Perdagangan RI di Jakarta. Harapannya, Kementrian Perdagangan mau menggelontorkan anggaran Rp10 Miliar untuk Dinas Perdagangan Kota Palopo.

Anggaran sebesar itu, diniatkan untuk membeli perlengkapan alat-alat tera ulang. Pasalnya, pendapatan yang dihasilkan dari kegiatan tera ulang cukup lumayan. Dan bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Palopo.

Ketua Komisi III DPRD Kota Palopo, Budiman, saat dikonfirmasi Palopo Pos, Selasa 7 Februari 2017 kemarin, mengatakan, Komisi III DPRD Kota Palopo bersama Dinas Perdagangan Kota Palopo membawa proposal ke Kementrian Perdagangan RI di Jakarta.

“Proposal terkait permintaan anggaran untuk pembelian alat-alat uji tera. Anggaran yang diminta antara Rp5 Miliar hingga Rp10 Miliar,” kata Budiman.

Lanjutnya, sebelumnya, sebut legislator Partai PPP ini, di APBD Pokok sudah dianggarkan untuk pembelian alat uji tera.

“Tetapi menurut pandangan kita, itu belum cukup. Kita tidak mau jalan setengah-setengah. Kita mau betul-betul kegiatan uji tera ini bisa menghasilkan dan menjadi PAD untuk Kota Palopo.
Di Dinas Perdagangan, sebut Budiman, Sumber Daya Manusia (SDM) sudah ada.

“Jadi, tinggal alat-alatnya. Masih banyak yang kita butuh sehingga kita koordinasikan dengan Dinas Perdagangan, bagaimana kalau kita lanjutkan untuk melakukan permintaan anggaran ke kementrian. Makanya kami sepakat untuk sama-sama ke Kementerian Perdagangan,” ujar Budiman lagi.

Masih kata dia, kebetulan Dirjennya adalah orang Sulawesi Selatan. “Besar harapan kita, pihak Kementrian merestui proposal yang kami bawa,” tandasnya.

Terpisah, Plt Dinas Perdagangan, Amaluddin yang juga dimintai keterangannya, membenarkan kunjungannya itu. Kata dia, selain memasukkan proposal di Kementrian Perdagangan RI, rombongan juga akan mengunjungi Dinas Perdagangan di Jakarta.

“Kita ingin mendapatkan informasi lebih lanjut disitu,” tutup Amal.(palopopos/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top