Pemkab Koltim Jalin Kerjasama dengan Bulog – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Kolaka Timur

Pemkab Koltim Jalin Kerjasama dengan Bulog

Penandatangan Kerja sama.FOTO:Sophian/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Tirawuta–Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dan Perum Bulog resmi menjalin kerjasama pasca disediakan lahan untuk pembangunan gudang penampungan di Desa Tawainalu Kecmatan Tirawuta. Hal itu ditandai dengan adanya penandatangan kesepakatan oleh Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah dan kepala sub Divre Unaaha Perum Bulog Sultra, La Haribun, akhir pekan kemarin yang disaksikan langsung oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog RI, Imam Subowo. Dimana Perum Bulog telah memberikan bantuan dalam bentuk dana hibah untuk pembangunan gudangnya. Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah menyambut dengan baik kerja sama tersebut. Sebab, dengan adanya dana hibah pembangunan gudang Bulog tersebut dapat memberikan wujud nyata bagi petani Koltim. “Melalui kerja sama ini karena sudah jelas pemasaran hasil produk petani kita, selama ini petani ingin berproduksi tapi terkendala pemasaran,” ungkapnya. Untuk itu katanya, kedepanya pihaknya akan menginstruksikan instansi terkait untuk melakukan upaya peningkatan produksi pertanian khususnya jagung. “Kerja sama ini memudahkan dan memberikan kepastian kepada petani karena sesungguhnya kehadiran perusahaan negara dan pemerintah daerah tujuannya sama-sama untuk kepentingan masyarakat Indonesia khususnya di Kolaka Timur,” tuturnya. Bukan hanya itu lanjut Ketua NasDem Sultra ini, dengan kehadiran gudang di Koltim dapat memberikan solusi bagi atas masalah yang dihadapi petani saat ini, di mana sering ditemukan ada gabah hasil panen petani dikirim dan diolah di Sulawesi Selatan. Apalagi 90 persen masyarakat Kolaka Timur bekerja sebagai petani. “Ini semua telah menjawab permasalahan kita selama ini, sehingga sekarang tinggal petaninya tang berbuat. Kami pemerintah sudah berusaha semaksimal mungkin agar petani bisa lebih sehahtera lagi hidupnya,” katanya. Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog RI, Imam Subowo, mengatakan, Bulog akan terus melebarkan sayap guna perluas infrastuktur dan layanan kepada masyarakat khususnya petani. “Sekali lagi tentu kami berterima kasih kepada Pemerintah Kolaka Timur atas kerja sama ini, dan saya minta kepada Divre Bulog Sultra untuk bisa segera menindak lanjuti agar kerja sama tidak sampai berhenti di sini,” ujarnya. Petani di Koltim ini katanya, memiliki produk yang sangat tinggi. Namun, saat panen berlimpah, tidak tersedia gudang untuk penyimpanan hasil panen petani, sehingga sering kali hasil produksi dari Sultra khususnya Kolaka Timur dikirim terlebih dahulu ke provinsi lain untuk diolah. Artinya, harus jalan jauh dulu, baru bisa balik kalau udah jadi beras. Untuk itu, pihaknya berharap bisa segera terbangun gudang Bulog, sehingga saat panen nanti jika gabahnya bagus tidak terganggu walaupun musim hujan. “Yang jelas, tugas pokok Bulog sebagai stabilitas harga bahan pangan bisa terwujud,” katanya. Selain itu, Imam menyebutkan ada kerjasama dengan pemerintah daerah Koltim seperti program lumbung pangan desa (bunga desa). Ini merupakan implementasi Undang-Undang No 6 tahun 2016 bahwa setiap desa harus memiliki Bumdes (badan usaha milik desa). Untuk memotong penyerapan gabah dari petani langsung kepada Bumdes atau Bulog. “Lewat program ini, kita bisa bersama-sama membangun desa. Bukan bantuan, tapi kerjasama bisnis. Artinya kita bisa kerjasama dengan Bumdes, dan sekaligus dengan petani,” jelasnya. Dia menyebutkan untuk mendukung petani dan Bumdes ada pembiayaan untuk membeli pupuk, bibit, pengelohan atau bahkan biaya hidup selama menanam oleh bank yang telah bekerjasama. Selain itu, ada asuransi yaitu yang akan membantu petani saat terjadi musibah sebelum panen. “asuransi ini yang terus membayar pinjaman petani. Kalau pembiayaan sudah di bantu oleh bank, tugas Bulog membeli gabah. Target Bulog sangat simple yaitu petani harus untung,” tutupnya. (m2/ing)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top