Pemda Kolaka Bakal Kembangkan Padi Organik – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

Pemda Kolaka Bakal Kembangkan Padi Organik

Suasana penen padi organik di desa Huko-Huko kecamatan Pomalaa.FOTO:Dadang/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka berencana akan mengembangkan tanaman padi organik. Pasalnya, Pemda Kolaka menilai, dengan padi organik kehidupan warga akan lebih sehat. Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengatakan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura nantinya akan membuat percontohan desa non kimia. Dimana, seluruh pertanian mapun perkebunannya itu tidak menggunakan bahan kimia. “Saya pernah ke daerah Jawa melakukan kunjungan. Di sana ada dua desa yang menerapkan sistem non kimia. Semua tanamannya baik itu sayur, padi maupun kelapa tanpa pupuk kimiawi. Awalnya memang sulit, namun kalau sudah terbiasa pasti petani yang akan menuai keberhasilan.  Jadi ke depan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura bisa membuat percontohan desa yang non kimia, mulai dari pertanian mapun perkebunannya” ungkap Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei saat panan padi Organik di desa Huko-Huko kecamatan Pomalaa, kemarin (19/1). Ia mengungkapkan, untu petani Kolaka tidak perlu khawatir terkait masalah pemasarannya. Sebab, Pemda Kolaka menjamin beras tersebut akan ada yang membelinya. “Jangan khawatir mengenai pemasaran beras organik. Nanti saya akan suruh langsung Kepala dinas dan perangkatnya yang ada di Kolaka ini untuk beli. Jadi petani jangan khawatir, silahkan terapkan tanaman padi dengan sistem organik. Perasaan urusan pemerintah kolaka,” tambahnya. Safei juga memberikan apresiasi terhadap petani di desa Huko-Huko kecamatan Pomalaa. Sebab, petani bisa membuktikan bahwa padi organik bisa sukses diterapkan tanpa menggunakan pupuk kimia. Sementara itu Camat Pomalaa Sairman mengatakan saat ini di Pomalaa ada 20 hektar deplot tanaman padi yang menggunakan pupuk organik. Adapun hasil binanan perhektar mencapai 5,8 ton. “Di kecamatan Pomalaa juga mempunyai sawah sekitar 1000 hektar lebih. Untuk di desa Huko-Huko ada 200 hektar, namun kami memang saat ini baru mengembangkan di 20 hektar, kalau tidak ada aral melintang nantinya tahun ini 2017 kami akan tingkatkan,”katanya. Ia juga mengharapkan pihak perusahaan yang ada di Pomalaa untuk bersama mengembangkan tanaman pangan. ” Kami juga sangat butuh bantuan untuk pengembangan tanaman yang non kimia di Kolaka. Semoga pihak perusahaan yang ada di Pomalaa bisa membantu petani padi dalan pengembangan padi organik,” tandasnya. (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top