Bupati Muna : Dalam Pemerintahan, Saya Tidak Perlu Penghormatan – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Bupati Muna : Dalam Pemerintahan, Saya Tidak Perlu Penghormatan

Bupati Muna, LM Rusman Emba saat memberikan sambutan dalam bimbingan teknis revolusi mental lingkup Pemda Muna.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Bupati Muna LM Rusman Emba mengintruksikan kepada seluruh pejabat di jajaran pemerintahan kabupaten Muna, agar tidak berlebihan memberikan penghormatan terhadap dirinya. Sebab, eks ketua DPRD Sultra ini, lebih menyerukan kepada jajaran SKPD agar lebih fokus bekerja, membantu program ke pemerintahan dirinya bersama wakilnya Abdul Malik Ditu, untuk membangun Muna kearah yang lebih baik hingga lima tahun kedepan. “Insya Allah dalam pemerintahan saya, saya tidak perlu penghormatan. Bicara kebanggaan, saya mantan ketua DPRD Sultra, kemudian mantan pimpinan DPD RI. Jadi tidak perlu teman-teman SKPD menghormati saya. Tapi kita berfikir bagaimana Muna ini maju dan berkembang,” ucap orang nomor satu di Bumi Sowite ini saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan revolusi mental yang digelar di Aula Galampa Kantolalo jalan Bypass Raha, Kamis (29/12) siang. Bahkan, tiga bulan dimasa kepemimpinannya di Bumi Sowite, Rusman Emba mulai merindukan suara-suara demonstrasi. Sebab, kata Rusman Emba, dengan adanya gaungan demonstrasi, energinya untuk membangun Muna semakin terpacu. ” Empat tahun saya di DPRD Sultra, saya biasa di demo. Jadi semakin di demo, saya semakin menikmati. Justru, kalau saya tidak di demo, saya itu menjadi lemah. Karena energi saya itu muncul ketika ada pertentangan, ketika kondisi-kondisi genting. Disitu energi saya sesungguhnya muncul,” paparnya. Tidak hanya itu, pasangan Abdul Malik Ditu ini menganggap, kegiatan revolusi mental di lingkup pemerintahan kabupaten Muna merupakan kegiatan yang sangat luar biasa. Pasalnya, masyarakat Muna lebih menilai pembangunan fisik bukan retorika. “Masyarakat Muna pada umumnya melihat hasil karya nyata yang dibuat oleh pimpinannya. Mereka beranggapan, jangan ko bicara, tapi tunjukan karyamu, tunjukan buktimu kalau kamu itu berbuat. Karena kalau ko bicara saja, tidak ada gunanya,” katanya. Olehnya itu, dengan spirit revolusi mental sesuai program Presiden Indonesia yakni kerja, kerja dan kerja dapat diterapkan oleh seluruh jajaran pemerintahan di Muna. “Dengan kelemahan saya, mari kita bersama-sama membangun daerah kita ini. Karena apa yang kita lakukan menjadi pandangan publik dan dunia, untuk menentukan lima tahun bahkan hingga 10 tahun kabupaten Muna kedepan. Insya Allah, Ini adalah momentum kebangkitan Muna,” tandasnya. Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pengembangan SDM oleh sekertaris Badan Pengembangan SDM Kemendagri Laode Salmar, Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu, Sekda Muna Nurdin Pamone, jajaran SKPD Muna, Camat serta Kades/Lurah se-kabupaten Muna. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top