Pesta Sabu, Security Kantor Disdik Bengkalis Diamankan – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

HUKUM & KRIMINAL

Pesta Sabu, Security Kantor Disdik Bengkalis Diamankan

KOLAKAPOS, Bengkalis–Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Bengkalis terus bekerja keras dalam upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Mapolres Bengkalis. Melalui team work atau kerja sama yang telah dibekali secara matang, mereka berhasil meringkus para pelaku pemuja dan pengedar barang haram narkoba jenis sabu-sabu di lingkungan kantor SKPD lingkup Pemkab Bengkalis, Rabu (21/12/2016) kemarin. Dari operasi pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru 2017 ini, Satnarkoba Polres Bengkalis membakuk 8 (delapan) tersangka dan melibatkan 3 (tiga) security Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis, saat tengah pesta sabu-sabu dikantor Disdik. Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono, SIK didampingi Kasat Narkoba AKP Manapar Situmeang, SIK, Kamis (22/12/2016), dalam konferensi persnya menyebutkan, untuk delapan tersangka, masing-masing berinisial Sy (38), Sa (36), Bs (27), Ms (31), Ar (25), Rz (41), Si (44) dan Ap (36). Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda. Untuk tiga tersangka, yakni Sy, Sa, dan Bs yang merupakan security atau pegawai di lingkup Kantor Disdik Bengkalis ini diamankan terlebih dahulu saat hendak pesta sabu-sabu. Dari tangan ketiga tersangka, didapati 2,5 gram sabu-sabu. Kemudian, handphone milik tersangka sebanyak 3 unit. Pengejaran terhadap penikmat dan pemuja sabu-sabu ini tak hanya sampai di situ saja. Berbekal dari informasi tiga tersangka yang lebih dulu diamankan, maka Tim Opsnal Satnarkoba yang ditugasi hari itu langsung melakukan pengintaian dan penyamaran di salah satu rumah warga Sungai Alam yang diduga sebagai bandar sabu-sabu. Alhasil, berkat kejelian dari Tim Opnsal yang sudah terlatih ini, Ms (31) yang diduga sebagai bandar narkoba ini dibekuk bersama Ar (25), Rz (41),  Si (44), Ap (36) warga Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis. Saat itu, para tersangka Ms bersama empat rekannya usai berpesta sabu-sabu di rumah milik tersangka Ms. “Dari tangan tersangka Ms, kami amankan barang bukti sebanyak 2 paket sabu-sabu sehingga jumlah keseluruhan mencapai 5,3 gram. Selain itu, di rumah Ms, anggota juga mendapati alat pengisap sabu-sabu atau bong,” kata Kasat Narkoba AKP Manapar Situmeang. Dikatakan AKP Manapar, untuk delapan tersangka ini akan dikenakan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Dengan ancaman kurangan penjara minimal 5 tahun,” katanya. Menurutnya lagi, untuk sementara ini, Ms kuat dugaan menjalin komunikasi dengan salah seorang bandar besar sabu-sabu berinisial R dan saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bengkalis. Coba-coba Nyabu Coba-coba menjadi pengusaha ini baru luar biasa. Tapi, kalau coba-coba menikmati narkoba, akan binasa. Gara coba-coba narkoba ini membuat Sy dan dua rekannya sebagai security atau pegawai di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis ini harus berurusan dengan pihak kepolisian. “Hanya coba-coba, Bang, dan baru sekali ini saja,” kata Sy yang mengenakan pakaian tahanan warna orange di Mapolres Bengkalis, Kamis (22/12/2016). Dari keterangan Sy, narkoba jenis sabu-sabu itu diketahui dibeli melalui Ms dengan harga Rp3 juta. Kemdian, barang tersebut dibawa dan terbungkus dengan kotak rokok. Nahas, baru saja hendak menikmati sabu-sabu, ternyata sudah tertangkap oleh polisi yang menyamar dengan pakaian preman. Saat ditangkap, dia sedang menggunakan pakaian safari dan rekannya menggunakan pakaian bebas dinas.(MXH)

 

Click to comment

The Latest

To Top