Tahun Depan, Fokus Trayek Barru-Parepare – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Tahun Depan, Fokus Trayek Barru-Parepare

ILustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Proyek pembangunan rel kereta api di Sulsel terus dilanjutkan. Hingga saat ini panjang rel lintasan yang sudah terpasang sekitar 16 km di Kabupaten Barru. Menurut Pejabat Pembuat Komitmen Perkeretaapian Trans Sulawesi Henry Hidayat, tahun depan, Sulsel mendapat suntikan anggaran sebesar Rp5,1 triliun untuk kereta api. Anggaran itu bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Henry mengemukakan, anggaran sebesar itu akan digunakan multiyears selama tiga tahun yakmi 2017 hingga 2019 mendatang untuk membangun rel kereta api. Khusus tahun depan, menurut rencana, pengerjaan akan difokuskan pada pembangunan rel kereta api trayek Barru-Parepare. “Itu yang akan fokus kita selesaikan,” ungkapnya. Dia mengestimasi, dengan anggaran sebesar itu, mampu membangun track atau lintasan rel kereta api sepanjang 36 km, tiga terowongan, dan dua elevated road atau jalan layang. Terkait pembebasan lahan, lanjut Henry, saat ini sementara diselesaikan tahap II untuk trayek Barru-Parepare.
Tahun ini, anggaran pembebasan lahan untuk Barru-Parepare sebesar Rp77 miliar. Pemerintah juga kembali menambah anggarannya melalui APBN Perubahan 2016 sebesar Rp50 miliar
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kepada wartawan menegaskan, proyek kereta api merupakan program strategis daerah sehingga tidak ada alasan untuk berhenti. Dia meminta semua stakeholder yang terlibat mewujudkan proyek prestisius itu untuk fokus bekerja. Termasuk instansi yang terlibat pada pembebasan lahan.
Termasuk menyelesaikan pembebasan lahan yang masih bersoal. Di Kabupaten Barru misalnya, masih ada satu bidang lahan yang bersoal. Ada juga kuburan yang belum dipindahkan. “Saya akan cari jalan keluar ya. Masih ada dua kuburan yang belum dibebaskan sehingga trayeknya belum tersambung. Saya sudah telepon Bupati Barru untuk diselesaikan,” jelasnya. Untuk memacu proyek tersebut, Syahrul mengindikasikan akan menggandeng pihak ketiga. Namun, untuk mewujudkan rencana tersebut, tentu harus didiskusikan terlebih dahulu dengan presiden dan wakil presiden. (fmc)

Click to comment

The Latest

To Top