Penyidik Akan Sita Rekaman CCTV Unhas – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Penyidik Akan Sita Rekaman CCTV Unhas

Tersangka Percaloan Mengaku Cuma Korban

KOLAKAPOS, Makassar–Penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar akan menelusuri sejumlah nama mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang berhasil diloloskan calo mahasiswa baru FK Unhas, Rahmatia Cs.
Selain menelusuri pengguna jasa Rahmatia Cs, polisi juga akan menyita rekaman Closed-Circuit Relevision (CCTV) pertemuan calon maba dengan Rahmatia Cs sebelum lolos masuk Unhas.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, kemungkinan besar, sudah banyak mahasiswa yang diloloskan oleh jaringan Rahmatia Cs.
“Betul, kami sedang menelusuri sejumlah mahasiswa yang telah diloloskan Rahmatia,” ujar Dicky, Selasa (20/12).
Selain mengorek keterangan beberapa saksi-saksi, penyidik juga kembali akan mendalami keterangan tersangka Rahmatia guna mengungkap keberadaan mahasiswa baru yang telah lolos melalui jalur percaloan.
“Sebelumnya ada tiga korban yang ditipu dan setelah didalami ternyata dari tangan tersangka Rahmatia ditemukan kembali lebih dari tiga dokumen calon mahasiswa dengan nama-nama yang berbeda. Sehingga dapat dicurigai kemungkinan sudah banyak mahasiswa yang diluluskan oleh jaringan Rahmatia itu,” ungkap Dicky.
Meski demikian Dicky mengaku, penyidik Polrestabes Makassar hingga saat ini masih terus mengumpulkan alat bukti.
“Salah satunya penyidik juga akan menyita CCTV kampus untuk mengetahui dimana lokasi yang pernah dijadikan sebagai tempat pertemuan Rahmatia dengan para calon maba kedokteran yang dimaksud,” jelasnya.
Terkait pemeriksaan lima saksi ahli yang direncanakan diperiksa Senin, (19/12), Dicky berdalih, surat pemanggilan pemeriksaan baru hendak dilayangkan. “Dari hasil konfirmasi dengan kasat reskrim katanya baru mau dipanggil, pekan ini,” terang Dicky.
Empat dari lima saksi ahli tersebut diketahui bernama Sulis alias SS, Daud alias DA, Awal alias AL dan dr Rahman. Menurut Dicky, pemeriksaan terhadap Daud maupun Dr Rahman dilakukan sebagai upaya tindak lanjut pendalaman keterangan tersangka Rahmatia. Dimana dalam pemeriksaannya, Rahmatia menyebut beberapa nama dua diantaranya Daud dan Dr Rahman tersebut. “Nanti dari keterangan keduanya diharapkan ditemukan lagi petunjuk baru. Salah satunya yang dimaksud yakni adanya keterlibatan pejabat teras kampus tersebut. Intinya sekecil apapun keterangan nantinya didapatkan penyidik akan kembangkan untuk mengungkap kasus ini dengan utuh,” ungkap Dicky.
Hanya saja, saksi kunci dalam kasus ini baik Daud maupun Dr Rahman sulit lagi ditemukan keberadaannya. Sejak keterlibatannya disebut-sebut oleh tersangka Rahmatia. Sementara itu, Rahmatia dalam keterangannya ke penyidik mengaku menjadi korban persekongkolan jaringan percaloan di kampus Unhas yang dilakoni oleh tiga staf rektorat yakni Sulis, Daud, dan Awal. (fmc)

Click to comment

The Latest

To Top