Hari Ini, Koltim Gelar Pilkades Serentak – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Kolaka Timur

Hari Ini, Koltim Gelar Pilkades Serentak

Panitia Pemilihan Kepala Desa tingkat Kabupaten Kolaka Timur saat hendak menyalurkan logistik di setiap desa yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa.Foto:LaInga/Kolaka Pos

239 Calon Kades Ikuti Pilkades

KOLAKAPOS, Tirawuta–Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur hari ini, Rabu (21/12) resmi menggelar Pemilihan Kepala
Desa serentak. Berbagai persiapanpun saat ini terus dilakukan. Salah satunya adalah, logistik untuk pelaksanaan kegiatan tersebut sudah mulai disalurkan.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Lurah, BPMD Kabupaten Kolaka Timur
Irwan Kara mengatakan, untuk kotak dan logistik serta keperluan lainnya di setiap tempat pemungutan suara telah di salurkan di setiap Kecamatan. Namun ada juga yang langsung di setiap Desa.

Itupun bagi Desa yang dianggap lokasinya susah di jangkau. “Hari ini mulai di salurkan di Kecamatan masing-masing. Nanti pihak kecamatan yang akan
menyalurkannya kepada setiap desa. Namun ada juga langsung di desa yang bersangkutan. Bahkan besok (hari ini red) masih ada yang akan disalurkan. Itupun yang dianggap dekat,” ungkapnya
kepada wartawan koran ini, Selasa (20/12).

Pemilihan Kepala Desa ini, merupakan yang pertama kalinya sejak Kabupaten Kolaka Timur
memisahkan diri dari Kabupaten Kolaka. Selain itu, Pemilihan Kepala Desa ini juga merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Kolaka Timur pasca memiliki bupati dan wakil bupati secara defenitif berdasarkan hasil Pemilukada Desember tahun lalu.

Pimilihan Kepala Desa ini, akan diikuti oleh 82 Desa dari 83 Desa yang direncanakan dan tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kolaka Timur dengan jumlah Calon Kepala Desa mencapai 239 orang secara keseluruhan. Pasalnya, Desa Watuwoha
yang berada di Kecamatan Aere dibatalkan pelaksanaanya. Sebab pada saat penetapan pasangan calon, telah ditemukan syarat dengan kepentingan. Dimana terdapat perbedaan pendapat antara panitia dan BPD, sehingga menimbulkan konflik. “Di Desa ini tidak ada titik temu atau
kesepakatan. Padahal sudah di adakan pertemuan dengan melibatkan BPD, PPKD, Tokoh masyarakat, Muspika, Korameil dan Polsek setempat. Makanya, ditunda, karena adanya calon yang digurkan, padahala dia memnuhi ersyaratan, nanti 2018 baru bisa ikut kembali,” katanya. (ing/hen))

Click to comment

The Latest

To Top