Anggota Ardin Wajib Bebas Narkoba – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Anggota Ardin Wajib Bebas Narkoba

Net/ILustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distribusi Indonesia (Ardin) Sulsel mewajibkan anggotanya bebas narkoba.

Hal itu ditandai dengan tanda bebas narkoba atau stop narkoba di Kartu Tanda Anggota (KTA) setiap anggotanya yang mencapai 2.000-an.
Oleh karena itu, sebagai langkah awal BPD Ardin Sulsel dan Satgas Anti Narkoba Ardin Sulsel yang telah dibentuk bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel melakukan tes urine kepada pengurus dan anggota Ardin se-Sulsel.
“Kita berharap rekan-rekan pengusaha, khususnya anggota Ardin Sulsel tidak ada yang tersangkut masalah narkoba. Insya Allah dan kita berharap hasil tes urine ini, nantinya tidak ada yang dinyatakan positif narkoba. Kita wajibkan setiap anggota Ardin tidak ada yang terlibat narkoba,” terang Haerumi Hamzah Tuppu, Ketua BPD Ardin Sulsel di sela-sela tes urine yang dilaksanakan di Kantor BPD Ardin Sulsel.
Haerumi yang juga mengikuti tes urine ini, sangat berterima kasih kepada pengurus dan anggota Ardin se-Sulsel yang telah mengikuti tes urine.
“Terima kasih karena rekan-rekan secara ikhlas, spontan, dan sukarela mengikuti tes urine ini. Ada yang datang dari daerah, Palopo, Bantaeng, Sidrap, Soppeng, dan Maros. Mereka ini jauh-jauh datang ke Makassar hanya untuk tes urine ini,” jelasnya.
Haerumi mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk pencegahan terhadap penggunaan dan peredaran narkoba.
“Ini merupakan komitmen moral dari Ardin Sulsel, bagaimana terlibat dan berperan dalam pencegahan dan penggunaan dan peredaran narkoba di Sulsel, terkhusus di kalangan pengusaha anggota Ardin,” terangnya.
Haerumi mengatakan, tes urine ini akan dilaksanakan secara rutin bekerja sama dengan Satgas Anti Narkoba Ardin Sulsel dan BNN Provinsi Sulsel. “Tahap pertama ini, yang mengikuti tes urine pengurus dan anggota Ardin se-Sulsel serta Satgas Anti Narkoba Ardin Sulsel sekira 100-an orang. Setelah itu, bertahap kepada seluruh anggota Ardin se-Sulsel yang mencapai 2.000-an perusahaan. Memang anggota Ardin tidak akan terlibat narkoba, karena anggota Ardin itu perusahaan, tetapi pemiliknya yang kita harapkan tidak terlibat narkoba dan melakukan tes urine,” jelasnya.
Sementara, Kepala Bidang Pencegana dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sulsel, Jamaluddin, mewakili Kepala BNN Provinsi Sulsel, mengatakan, tujuan dilaksanakannya tes urine ini, yaitu menciptakan pola hidup bersih dari narkoba. “BNN sangat salut kepada Ardin Sulsel. Kerja sama, Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ardin Sulsel tidak hanya seremonial saja, tetapi betul-betul dilaksanakan dan diikuti secara serius dengan tes urine ini,” ujarnya. “Dengan MoU itu nantinya, KTA dan sertifikat anggota Ardin Sulsel ada slogan stop narkoba. Ini sebagai komitmen selamatkan anak bangsa. Tidak hanya BNN yang bertanggung jawab untuk itu, tetapi tanggung jawab semua pihak, termasuk Ardin,” tambahnya. (fmc)

Click to comment

The Latest

To Top