Dituduh Dukun Santet, Kakek di Probolinggo Dilempari Bom Ikan – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

HUKUM & KRIMINAL

Dituduh Dukun Santet, Kakek di Probolinggo Dilempari Bom Ikan

KOLAKAPOS, Probolinggo–Kematian Masto (55) membuat heboh warga Desa Duren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Dia ditemukan tewas dengan kepala hancur dilempar bondet oleh orang tidak dikenal, pada Minggu dini hari.
Petugas dari kepolisian dari Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polres Probolinggo, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mensterilkan TKP dengan memasang garis polisi.
Kakek satu cucu ini tewas tepat di depan pintu depan rumahnya.
Korban dilempar bondet atau bom ikan saat membuka pintu tepat mengenai kepalanya.
Dari tempat kejadian perkara, darah segar masih berceceran di teras depan korban.
Beruntung, istri korban yang berada di dalam rumah tidak mengalami luka-luka akibat lemparan bondet.
Kasus teror pelempara bondet ini dipicu, saat korban yang tinggal bersama istrinya, Maryani (50) selama 2 tahun terakhir menjadi buah bibir warga setempat.
Pasalnya, korban diisukan dikenal memiliki ilmu hitam santet, setelah ada warga yang meninggal dengan perut membuncit, dan sering bermimpi bertemu korban.
Menurut Marso, saksi warga, dia mendengar suara dentuman keras hingga radius 1 kilometer dari lokasi kejadian.
Setelah dicari asal suara tersebut, ternyata korban sudah tewas di depan teras rumahnya, korban dikenal warga punya ilmu santet.
Petugas TNI dari Koramil bersama perangkat desa setempat, terus menjaga lokasi kejadian dan melarang warga tidak masuk ke lokasi kejadian, agar kondisi TKP tidak rusak.
Setelah dilakukan autopsi oleh tim medis rumah sakit bersama Tim Inafis Polres Probolinggo, jasad korban langsung dibawa pulang ke rumah duka oleh kerabatnya, untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum di desanya.
Polisi terus memburu pelaku yang lebih dari satu orang, dengan ciri – ciri sketsa wajahnya, dari keterangan yang didapat petugas dari saksi – saksi yang sudah diperiksa.(end/flo/jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top