DAK Rp80 M Terancam Tidak Bisa Disalurkan – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

DAK Rp80 M Terancam Tidak Bisa Disalurkan

KOLAKAPOS, Makassar–Penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Pemprov Sulsel belum berjalan maksimal. Hingga saat ini, proses pencairan DAK baru akan menyelesaikan tahap ketiga. Sementara deadline pencairan anggaran paling lambat 23 Desember mendatang.

Malah sebenarnya, deadline pencairan anggaran pada tanggal 15 Desember lalu. Namun Pemprov Sulsel meminta kelonggaran agar bisa diperpanjang hingga 23 Desember mendatang.
Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, A Arwien Azis mengatakan cukup khawatir dengan posisi pencairan DAK saat ini.
“Kita pesimistis bisa mendapatkan tahap empat. Tahap ketiga saja baru dalam proses pencairan, belum keluar, ” kata Arwin.
Dia memperkirakan dana DAK yang tidak terpakai hingga akhir tahun anggaran ini bisa mencapai 20 persen.
“Pencairan hingga tahap tiga sekitar 80 persen. Jika tahap 4 tidak cair, yah sekitar 20 persen dana DAK tidak. Dicairkan, ” jelas Arwien.
Total Dana DAK untuk Pemprov Sulsel tahun ini dari APBN Pokok dan Perubahan sekitar Rp400 miliar lebih.
Itu berarti ada sekitar Rp80 miliar kemungkinan dana DAK yang tidak terpakai. Sekadar perbandingan, tahun lalu DAK yang dikembalikan ke pusat sekitar Rp40 miliar.
Dia menambahkan, yang tidak bisa dimaksimalkan itu adalah DAK kesehatan.
Mantan Kepala Biro Umum itu melanjutkan, pemicu sehingga ada DAK yang tidak bisa terserap karena pengguna anggaran tidak melaksanakan mekanisme yang telah diatur. Ada pengelola dan pelaksana DAK yang berasumsi semua dana DAK bisa langsung dicairkan pada akhir anggaran. Padahal prosesnya harus bertahap.
“Beberapa kali kita lakukan sosialisasi masih saja ada yang melakukan tidak sesuai dengan tahapan. Kita selalu mendorong teman-teman untuk mengikuti administrasi yang ada, ” kata Arwien.
Yang menjadi keprihatinan sekarang adalah banyak pekerjaan yang sudah selesai 100 persen namun anggarannya belum cair keseluruhan. Itu akan menjadi persoalan tersendiri yang harus diselesaikan Pemprov Sulsel. Namun, lagi-lagi, anggaran pemprov dalam kondisi terbatas sehingga diharapkan pemerintah pusat bisa mengerti persoalan ini dan mencarikan jalan keluar. (fmc)

Click to comment

The Latest

To Top