Tangani Pasar, Danny Panggil 14 Camat – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Tangani Pasar, Danny Panggil 14 Camat

KOLAKAPOS, Makassar–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyayangkan bermunculannya pasar dadakan yang beroperasi pada pagi dan malam hari.

Dalam waktu dekat Danny sapaan akrab wali kota akan memanggil dan mengumpulkan 14 kepala kecamatan se Kota Makassar untuk membahas program pemerintah kota menjadikan Makassar dua kali tambah baik.
Salah satu hal yang akan dibicarakan yakni mencari solusi penanganan pasar dadakan di Makassar, termasuk memerintahkan para camat untuk lebih memperhatikan wilayahnya. “Pasar-pasar dadakan harus ditangani, camat harus bergerak. Waktu dekat ini saya panggil semua camat termasuk membahas masalah pasar dadakan,” singkatnya.
Apalagi, jelas Danny, banyak desakan warga ke Pemerintah Kota Makassar untuk menertibkan pasar dadakan tersebut.
Sebab warga mulai risau dengan keberadaan pasar yang menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.
Sekadar diketahui, keberadaan pasar dadakan sudah mulai terlihat di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea.
Selain di Kecamatan Tamalanrea, pasar dadakan juga mulai muncul di sekitar Jalan Toddopuli penjual sepatu cakar, Jalan Aroepala atau Jalan Hertasing, seperti di samping SPBU Aroepala. Begitupun di Jalan Tamalate I dan di sekitar lokasi Pasar Panakukang.
Parahnya lagi, aktifitas pasar dadakan di Kecamatan Tamalanrea dan Toddopuli dilakukan pada malam hari di saat kendaraan masih padat.
Syamsuddin, warga Kecamatan Tamalanrea mengatakan, sejak munculnya pasar dadakan di pinggir jalan, kemacetan makin parah. Ditambah munculnya parkir liar yang mengambil sebagian badan jalan.
“Sudah diusir itu hari tapi malah pindah di tempat lain berjualan, sementara orang banyak memarkir kendaraannya hingga di tengah jalan,”ungkapnya kepada BKM.
Menyikapi hal itu, Kasatpol PP Makassar, Iman Hud menegaskan, dirinya tinggal menunggu laporan dari pihak kecamatan untuk melakukan penertiban pedagang kaki lima (PK5) maupun pasar dadakan yang marak beroperasi di Makassar.
Hal tersebut menurut Iman dilakukan, guna menjadikan Makassar lebih baik, nyaman dan aman sesuai dengan tugas dan fungsi Satpol PP Makassar sebagai penegak peraturan dalam bentuk Perda dan Perwali.
“Kita siap melakukan penertiban sesuai dengan tugas kita sebagai penegak peraturan. Kalau pihak kecamatan sudah menyerahkan surat pasti kami segera turun melakukan penertiban,” ujarnya.
Iman mengaku, pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan atau surat dari pihak kecamatan untuk membantu melakukan penertiban pasar dadakan di Makassar. Sehingga kondisi tersebut dinilai masih dapat ditangani pihak Kecamatan sendiri. “Kalau sudah ada suratnya, kita turun dan jumlah personel kita sesuaikan dengan luas dari tempat yang akan ditertibkan,” tuturnya. (fmc)

Click to comment

The Latest

To Top