Pedagang Dipindahkan, Pasar Sentral Dirobohkan – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Pedagang Dipindahkan, Pasar Sentral Dirobohkan

KOLAKAPOS, Belopa–Menyusul telah berpindahnya ratusan pedagang di Pasar Besar Belopa, Pasar Sentral Belopa yang terletak di Jalan Hati Mulia Kelurahan Sabe sejak akhir pekan lalu mulai dibongkar dan dirobohkan. Proses pembongkaran Pasar Sentral Belopa tersebut berlangsung aman dan tertib.

Pasar Sentral Belopa yang dimanfaatkan oleh masyarakat Ibukota Belopa dan sekitarnya sebagai pusat transkasi jual beli dan pusat perdagangan oleh masyarakat Kabupaten Luwu selama kurang lebih 34 tahun, akhirnya roboh dengan tanah.

Ratusan kios dan lods nampak tidak terlihat lagi berdiri dan hanya tersisa puing sisa-sisa bangunan. Pasar sentral Belopa tersebut dibangun dan peletakan batu pertamanya oleh Bupati Luwu, Abdullah Suara sekitar tahun 1982 dengan nama pasar impres,dansekitar tahun 1989 pasar tersebut diperluas dengan swadaya masyarakat.

Kepala Satpol PP Luwu, Andi Iskandar S.Sos, kepada Palopo Pos, Rabu 14 Desember 2016 mengungkapkan, pihaknya memberi apresiasi kepada segenap masyarakat karena proses pemindahan pedagang sekaligus pembongkaran pasar sentral Belopa berlangsung aman dan tertib.
“Kami sangat berterimakasih karena pembongkaran pasar sentral Belopa berjalan aman dan tertib bahkan pembongkaran dilakukan dengan bantuan masyarakat,” ungkap Andi Iskandar.

Informasi yang dihimpun Harian Palopo Pos menyebutkan, setelah dilakukan pembongkaran total, lokasi Pasar Sentral Belopa yang memiliki luas sekitar lebih 1 hektar tersebut, langsung akan dilakukan pemagaran keliling oleh Pemkab Luwu, karena lokasi tersebut rencananya akan dibangun pusat jajanan sehari-hari rakyat sekaligus alun-alun bagi masyarakat Ibukota Belopa.

“Kalau untuk rencana pembangunan ke depan lokasi eks pasar sentral Belopa ini menurut hasil rapat tim terpadu Pemkab Luwu akan dijadikan pusat keramaian dan Pujasera bagi masyarakat Ibukota Belopa. Semoga saja hal ini bisa terwujud kedepannya demi penataan kawasan Ibukota Belopa,” tutur Andi Iskandar.

Terpisah, salah seorang pedagang aktif di pasar sentral Belopa, Muchtar, mengatakan, sebagai pedagang aktif di pasat sentral Belopa pihaknya menyayangkan masih adanya peklaku ekonomi aktif pasar sentral Belopa yang belum mendapatkan lokasi di pasar besar Belopa di jalur II Kelurahan Sabe.

“Masih ada puluhan orang pedagang atau pelaku ekonomi aktif di Pasar sentral Belopa yang hingga saat ini tidak kebagian tempat di pasar baru Pak. Kami ini memang hanya penyewa kios di Pasar Sentral Belopa,” jelasnya.

Ia menambahkan, namun yang mendapatkan kios di pasar baru justru pemilik kios yang ada di pasar sentral, bahkan pemilik sudah ada yang meninggal dunia tetapi justru anaknya yang dapat kios di pasar baru Belopa, sementara mereka pelaku aktif sama sekali tidak mendapatkan kios.

”Disini kami anggap tidak ada keadilan dari panitia. Padahal Bupati Luwu HA Mudzakkar memerintahkan baik pemilik maupun penyewa kios di pasar sentral Belopa harus mendapatkan tempat di pasar baru,” tandas Muchtar.(fjr)

Click to comment

The Latest

To Top