ADD dan DD 2017 Meningkat, Desa Dianggap Masih Terkendala LPJ – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Jazirah Sultra

ADD dan DD 2017 Meningkat, Desa Dianggap Masih Terkendala LPJ

Kepala BPMD Konsel, Syaifullah.

Kajari Konsel: Desa Belum Maksimal Mengelola Anggaran Besar

KOLAKAPOS, Andoolo–Tahun depan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) Konsel bakal naik, dimana ADD sebesar Rp250 juta dan DD sekitar Rp700 juta hingga Rp750 juta per desa, dari total 336 desa yang ada. Sehingga untuk total keseluruhan sebesar Rp950 juta.
“Untuk desa tertinggi DD dan ADD-nya, adalah desa Teteasa kecamatan Angata sebesar Rp1,1 miliar. Sedangkan untuk terendah R 900 juta, yakni desa Tridana Mulia kecamatan Landono,” jelas Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konsel, Syaifullah.
Dibandingkan dengan tahun ini, lanjutnya, untuk DD Rp540 juta dan ADD sebesar Rp235 juta. Jadi berkisar Rp700 juta lebih.
“Dengan anggaran yang begitu besar, menjadi kendala bagi desa dalam pencairan dan pengelolaan dana tersebut. Terutama Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) desa,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, terkait pencairan DD tersebut, sebenarnya kendalanya ada di desa terkait LPJ. Jadi bukan di Kabupaten.
“Sehingga besar harapan kita di 2017, kita tetap membuat pelatihan tentang pembuatan LPJ. Supaya semua desa paham pembuatan LPJ yang benar berdasarkan sistem aplikasi,” terangnya.
Sementara itu, Kajari Konsel Abdillah menjelaskan, dengan anggaran DD yang begitu besar, seluruh Kepala Desa (Kades) dianggap kurang mampu mengelola keuangan negara.
“Kades belum maksimal dalam mengelola keuangan negara sebanyak itu, sehingga kita harapkan kedepan kades lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan anggaran agar tidak terjerat kasus hukum,” tegasnya. (k5)

Click to comment

The Latest

To Top