Dewan Dukung Anggaran Perjalanan Dinas Wali Kota – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Dewan Dukung Anggaran Perjalanan Dinas Wali Kota

KOLAKAPOS, Makassar–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah Kota makassar mendukung kenaikan anggaran perjalanan dinas Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Makassar sebesar Rp1,37 Miliar.

Malahan kata anggota Badan Anggaran (Banggar) yang juga anggota Komisi A DPRD Makassar, Abdi Asmara, biaya perjalanan dinas wali kota dirasa masih kurang sebab kunjungan yang dilakukan wali kota untuk tujuan kerja.
“Keberadaan wali kota keluar negeri itu untuk menggaet para investor agar dapat menanamkan investasinya di Makassar dan ini juga untuk kepentingan masyarakat sendiri,” ungkapnya.
Lanjut Legislator Fraksi Demokrat itu menuturkan, adapaun kunjungan wali kota yang banyak dilakukan di luar negeri jangan dianggap negatif, sebab sejauh ini anggaran kunjungan luar negeri wali kota tidak pernah dihabiskan dan hanya menjadi Silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berjalan).
“Kita sekarang harus berpikir positif, karena saya tahu pak wali kota tidak pernah menghabiskan anggaran perjalanan dinasnya bahkan lebih banyak jadi silpa,” ujarnya.
Bukan hanya Abdi Asmara yang menuturkan hal tersebut, anggota Banggar DPRD Kota Makassar lainnya, Hamzah Hamid menegaskan, banyaknya investor yang masuk di Kota Makassar itu berkat perjuangan wali kota, karena kunjungan wali kota keluar negeri untuk mencari investor.
“Tahun 2014-2015 saja wali kota tidak pernah menghabiskan kankernya lebih dari 900 jutaan, ini ada kenaikan hanya mengantisipasi jika ada penambahan di tahun depan yang tidak dianggarkan di di APBD Pokok,” tutupnya.
Terpisah, Direktur Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia, Musaddaq, menyatakan, jika anggaran kunjungan wali kota mengalami kenaikan tentunya bisa dipertanggungjawabkan ke publik. Ia juga yakin Wali kota dalam mengusulkan biaya anggaran kunker mempunyai pertimbangan tertentu.
“Kunker itu pertanggungjawaban publik atas kegiatan yang dilaksanakan eksekutif dan legislatif,” tuturnya. (fajar)

Click to comment

The Latest

To Top