14 Eselon II Koltim Dilantik – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Kolaka Timur

14 Eselon II Koltim Dilantik

Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah saat mengambil sumpah para eselon II yang dilantik.FOTO:La Inga/Kolaka Pos

Tiga Pejabat Jadi Plt

KOLAKAPOS, Tirawuta–Setelah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kolaka Timur ditetapkan beberapa bulan lalu, akhirnya Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah langsung melantik sejumlah pejabat akhir pekan kemarin di ruang aula Kecamatan Tirawuta yang merupakan eks sekretariat DPRD Koltim. Adapun pejabat yang dilantik, 14 Eselon II
langsung di defenitifkan, sementara tiga eselon II lainnya masih menyandang status sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Untuk pejabat eselon II yang didefenitifkan mereka adalah, Samsul Bahri, sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Eko Santoso Budiarto yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Pertambangan dan SDM kini menduduki Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Makmur Watukila sebagai Kepala BPBD Koltim, Zainuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.
Lalu Nasruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, kini menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Murtini Balaka yang sebelumnya menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat, kini kembali diberikan kepercayaan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM. Syakhrifin yang dulunya menjabat sebagai Kepala Satpol PP dan Linmas, kini menjadi kepala Dinas Satpol PP dan Kebakaran.
Selanjutnya Anwar Hamzah masih tetap menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Capil. Muhammad Aras yang sebelumnya menjadi Kepala Badan Ketahan Pangan, kini menjadi Kadis Lingkungan Hidup. Andi Muh. Iqbal Tongasa yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, kini menjadi Asisten Pemerintahan dan
Kesejahteraan Rakyat Sekda.
Kemudian, Surya Hutapea yang sebelumnya menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Sekda, kini menjadi Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga. Salwin yang dulunya menjadi Kadis Pertanian, Peternakan dan Perikanan, kini menduduki Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekda.
Sedangkan untuk Mustakim Darwis yang sebelumnya menjadi Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup, kini menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan. Lalu, Herman Amin yang dulunya menjabat sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah, kini menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
Sementara untuk tiga eselon II lainnya yang ditunjuk sebagai Plt, yakni Idarwati yang dulunya menjabat sebagai Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, kini diberikan kepercayaan untuk menjadi Kepala Dinas Pangan. Siti Marwah, A. Nadji yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Atap, kini menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekda.
Lalu, Husein Satila sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, kini menjadi Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu pintu.
Bupati Koltim Tony Herbiansyah mengatakan, pelantikan ini merupakan desakan atas PP Nomor 18, sehingga sangat perlu untuk dilakukan. Selain itu katanya, pelantikan ini akan dilakukan secara bertahap, sehingga diharapkan kepada yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik. “Jabatan itu adalah amanah, jadi jalankanlah dengan baik, secara profesional, proporsional,” katanya.
Kepada yang belum dilantik katanya, agar tetap bersabar. Sebab, akan dilakukan secara bertahap sambil memberikan penilaian. Mengingat zaman sekarang ini adalah era kompetisi dan SDM yang baik. Begitu juga dengan iman dan taqwanya. Terutama loyalitasnya.
“Jadi, Jangan lagi ada gerakan tambahan yang berbahaya buat dirinya sendiri. Itu yang saya minta. Apa yang dikasih tugas dengan pimpinan, jalankan, koodinnasikan. Saya tidak mau ada lagi Kadis membawa masaalah. Ketika ada problema, jangan terlalu kaku suatu aturan. Tapi harus berpikir solusi, jangan bawakan sama pimpinan masaalah. Selain
itu, rajin-rajinlah kelapanga agar banyak serap informasi untuk berpikir dan bisa teratasi demi terciptanya kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (ing)

Click to comment

The Latest

To Top