Heboh Mayat Baby Sitter, Dibunuh atau Bunuh Diri? – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

HUKUM & KRIMINAL

Heboh Mayat Baby Sitter, Dibunuh atau Bunuh Diri?

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Palu–Sesosok mayat perempuan ditemukan di lantai empat gedung tempat usaha pencucian mobil Qool It di Jalan S Parman, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu (7/12) pagi.

Kondisi mayat dengan kondisi leher terlilit seutas tali, ditemukan di dekat tempat jemuran pakaian.
Mayat perempuan bernama Korlina Kubu (27) tersebu, pertama kali ditemukan oleh majikannya Kresnawati.
Korlina diketahui merupakan baby sitter yang baru tujuh hari berada di Palu.
Dia berasal dari Surabaya, Jawa Timur, sehari-harinya biasa disapa Lina.
Suasana di tempat kejadian perkara (TKP) pagi itu mendadak ramai. Selain dipenuhi karyawan Qool It, belasan orang polisi dan wartawan juga memenuhi lantai empat pencucian mobil terbesar di Palu itu.
Polisi langsung memasang garis police line, tidak lama berselang langsung melakukan olah TKP.
Dugaan awal Lina yang tewas akibat gantung diri, masih menjadi tanda tanya. Soalnya terdapat beberapa kejanggalan.
Secara umum, mayat yang tewas gantung diri biasanya lidahnya keluar dan celananya basah, akibat air seni keluar.
Namun, kondisi mayat pagi itu tidak demikian. Dan lebih janggal lagi, posisi mayat Lina ditemukan tidak dalam kondisi tergantung, melainkan terduduk di lantai.
“Beberapa kejanggalan itu masih diselidiki. Apakah benar, Lina murni bunuh diri atau tidak,” kata salah seorang sumber di internal kepolisian setelah melakukan olah TKP.
Tim Inafis Reskrim Polres Palu juga melakukan identifikasi sidik jari. Lagi-lagi ada kejanggalan terkuak.
Ditemukan, beberapa bekas jari tangan seseorang melengket di sekujur tubuh korban.
Dugaan sementara, ada tanda-tanda penganiayaan sebelum korban menghembuskan napas terakhir. Namun, polisi belum mau berspekulasi bahwa Lina adalah korban pembunuhan.
“Kami belum bisa pastikan, bahwa korban meninggal akibat dibunuh atau tidak. Nanti itu bisa diketahui, setelah korban divisum dan dilakukan otopsi di RS Bhayangkara. Hasil olah TKP juga akan menentukan,” kata Kasatreskrim Polres Palu, AKP Nasrudin.
Informasi yang dihimpun di TKP, pagi itu sang majikan Kresnawati memanggil-manggil Lina untuk memasakkan bubur untuk anak bosnya itu.
Namun, saat dicek di kamarnya di lantai tiga, Kresnawati tidak mendapatkan Lina di kamar.
“Saya kira dia (Lina,red) sedang menjemur pakaian di atas. Jadi saya cek ke atas, lantai empat. Sampai di atas, saya melihat leher Lina sudah terikat tali,” ungkap Kresnawati saat dimintai keterangan personel Polres Palu di TKP pagi itu.
Melihat kondisi Lina sudah tidak bernyawa, Kresnawati langsung menghubungi keluarga terdekat dan karyawan Qool It.
Setelah itu, pihak keluarga langsung menghubungi pihak kepolisian.
Kresnawati juga mengakui, mempekerjakan Lina sebagai baby sitter baru sekitar seminggu.
“Lina belum lama di Palu. Dia kami bawa dari Yayasan Sarimis Surabaya,” kata Kresnawati kepada pihak kepolisian sembari menangis.(fcb/sam/jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top