Puluhan Miliar Anggaran Pembangunan PPI Mangolo Sia-sia? – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

BERITA UTAMA

Puluhan Miliar Anggaran Pembangunan PPI Mangolo Sia-sia?

Meski telah menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah namun faktanya PPI Mangolo belum berfungsi secara optimal. Nampak sejumlah item pengerjaan terbengkalai dan terkesan asal jadi.FOTO:Dirga Eka Putra/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Mangolo, di kecamatan Latambaga, kabupaten Kolaka, yang menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah, dinilai sia-sia. Pasalnya, hingga saat ini lokasi tersebut masih nampak sepi.
Buktinya, berdasarkan pantauan wartawan media ini, PPI Mangolo hanya berteman sepi dan tumpukan sampah. Banyak item yang telah dikerjakan namun hasilnya sangat memprihatinkan. Misalnya saja pengerukan pelabuhan yang memakan anggaran sekitar Rp1 miliar, namun hingga saat ini di sekitar lokasi masih terjadi pendangkalan. Halaman kantor PPI yang ditumbuhi tumbuhan liar hingga tiang dan dinding bangunan PPI yang sudah nampak keropos.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kolaka Syafruddin, yang dikonfirmasi via selulernya mengatakan, PPI Mangolo sudah ditempati dan difungsikan.
“Kami sudah fungsikan itu PPI Mangolo, dan kami saat ini sedang proses pembenahan. Disana (PPI Mangolo, red) juga sudah ada transaksi perikanan setiap harinya. Tapi saat ini kondisi sekitar pelabuhan masih belum begitu dalam, yang mengakibatkan kapal 30 gt tidak bisa berlabuh di sekitar dermaga PPI Mangolo,” jelasnya singkat.
Sayangnya pernyataan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kolaka, berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Sebab, tak ada aktifitas di lokasi yang dikerjakan sejak 2013 lalu itu.
“Sudah jauh-jauh saya mau datang beli ikan disini (PPI Mangolo, red), tapi kenyataanya tidak ada ikan. Perkiraan saya disini tempat pelelangan ikan, tenyata disini hanya tempat menjemur ikan. Kolaka ini maju, namun sayang pemerintah Kolaka tidak bisa menjaga fasilitas yang ada,” ujar salah seorang warga Ambos yang ditemui di lokasi PPI Mangolo, kemarin (6/12).
Menurut Ambos, selain tidak adanya aktifitas jual beli ikan di PPI Mangolo, ia juga menyayangkan terbengkalainya fasilitas yang menghabiskan anggaran negara miliaran rupiah tersebut.
“Pelabuhan bagus, listrik ada namun sayang tidak ada kapal yang merapat di PPI Mangolo, yang parah banyak fasilitas yang rusak sebelum digunakan, mulai pagar, bangunan tower air, bangunan kantor kepala TPI yang tidak terawat, dermaga yang amblas, semuanya itu sangat mengejutkan,” tandasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data yang diinput dari layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kolaka, anggaran pembangunan PPI Mangolo terdiri dari, pengawasan pembangunan PPI pada 2013 dengan anggaran Rp250 juta, pembangunan PPI ditahun yang sama mencapai Rp17,85 miliar, pembuatan blok beton untuk pemecah ombak sisi barat daya PPI pada 2014 yang mencapai Rp583,86 juta, pemasangan instalasi listrik PPI pada 2014 Rp336 juta, pengerukan pelabuhan PPI 2015 sebanyak Rp1 miliar, pengawasan lanjutan pembangunan dermaga PPI 2015 mencapai Rp142 juta, pembangunan pagar pengaman PPI 2015 sebanyak Rp857,4 juta, lanjutan pembangunan dermaga PPI 2015 sebesar Rp2,24 miliar, pekerjaan peninggian peil retaining wall PPI 2015 mencapai Rp533 juta, perencanaan lanjutan pembangunan kolam PPI Maret 2016 sebanyak Rp59,6 juta, pembangunan drainase kompleks PPI April 2016 mencapai Rp399,45 juta, pembangunan jalan kompleks PPI April 2016 mencapai Rp299 juta, pembangunan causeway dermaga April 2016 sebanyak Rp930 juta, lanjutan pembangunan kolam PPI Juni 2016 mencapai Rp1,96 miliar, lanjutan pembangunan dermaga PPI Mei 2016 sebanyak Rp2,27 miliar dan pengawasan lanjutan pembangunan dermaga PPI Juni 2016 mencapai Rp67,95 juta. (hud/b/hen)

Click to comment

The Latest

To Top