Properti Belum Rasakan Dampak Positif Tax Amnesty – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

EKOBIS

Properti Belum Rasakan Dampak Positif Tax Amnesty

KOLAKAPOS, Surabaya–Para pengembang ternyata belum merasakan dampak positif program pengampunan pajak alias tax amnesty.

’’Belum ada sesuatu yang positif dari tax amnesty. Kondisi ini terjadi di hampir semua proyek properti,’’ ujar Direktur PT Ciputra Surya Tbk Edi Mulyono.
Meski demikian, ada potensi untuk mendongkrak penjualan.
’’Artinya, masih ada masyarakat yang punya banyak uang, tapi masih disimpan dan belum diakui,’’ lanjutnya.
Khususnya di Surabaya, para pemilik dana sekaligus investor cenderung wait and see.
Para investor cenderung bermain di investasi jangka panjang dengan nilai yang tidak terlalu besar. ’’Otomatis risiko juga rendah,’’ kata Edi.
Karena itu, developer mengikuti tren tersebut dengan menyediakan produk jangka panjang.
Misalnya, The Taman Dayu yang meluncurkan cluster baru Keukenhof Hills dengan cicilan hingga 18 bulan.
Bukan hanya faktor kemudahan bagi investor, tetapi jangka waktu pembangunan membutuhkan masa hingga dua tahun.
’’Dalam kondisi sekarang, memiliki hunian di Taman Dayu sudah pasti bukan untuk first home. Tapi, dengan kemudahan akses dan jarak tempuh yang makin pendek untuk menuju ke sana, bukan tidak mungkin ke depan bisa menjadi rumah pertama,’’ tambahnya.
Hingga November penjualan The Taman Dayu sudah tercapai 95 persen dari target Rp 80 miliar.
Dia yakin, hingga akhir tahun bakal melebihi target yang ditetapkan.
’’Minimal laku separo dari total 56 unit Keukenhof Hills sudah di atas target,’’ tutur Edi.
Sebelumnya, target tersebut sempat direvisi. Pada awal tahun targetnya dipatok Rp 120 miliar.
General Manager The Taman Dayu Purnadi mengatakan, cluster baru tersebut terdiri atas 56 unit rumah yang dibangun di atas lahan seluas sepuluh hektare.
Pada 1,5 tahun mendatang pihaknya menyiapkan pembangunan, termasuk fondasi. Serah terima dilangsungkan pada akhir 2018.
’’Sekarang kami masih terus lakukan penambahan fasilitas, termasuk akses internet,’’ katanya. (jp/jos/jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top