Dewan Desak Pemerintah Benahi Deker Rusak di Lorong Penggusuran – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Metro Kolaka

Dewan Desak Pemerintah Benahi Deker Rusak di Lorong Penggusuran

Kondisi Deker di Lorong Penggusuran Kelurahan Laloeha Kecamatan Kolaka yang rusak parah, saat ditinjau oleh anggota DPRD Kolaka.FOTO:Mirwanto/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Anggota DPRD Kolaka mendesak pemerintah untuk menyahuti permintaan warga di lorong Penggusuran, Kelurahan Laoeha, Kecamatan Kolaka, agar deker yang sudah lama rusak dibenahi atau diperbaiki sesegara mungkin.

Pasalnya, selain kondisinya memprihatinkan, deker tersebut juga membahayakan warga yang melintas di jalan tersebut, karena hanya dihubungkan dengan jembatan kayu darurat. “Kondisinya memprihatinkan, lihat saja sendiri nyaris sebagian deker sudah longsor, warga yang melintas hanya mengandalkan batang kelapa untuk melintas, ini bahaya sekali apalagi sangat curam dan dalam, warga sudah mengusulkan saat reses kemarin agar segera diperbaiki,” tutur Bakri Mendong, Ketua Fraksi Golkar yang juga anggota DPRD Kolaka saat mengunjungi lokasi tersebut.
Dijelaskannya pula, usulan warga tersebut merupakan skala prirotas yang sudah diusulkan, sehingga dirinya berharap pemerintah dapat menyahutinya. “Disini ada ratusan warga yang tinggal, apalagi ini jalan akses masuk ke kebun warga,” tutur legislator Golkar itu.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh rekan separtainya, H. Mustafa yang juga turun ke lokasi tersebut. Menurut legislator Golkar itu, adanya perbaikan deker tersebut menjadi dambaan warga sekitar. “Ini kondisinya memang parah, dan ini menjadi idaman warga agar diperbaiki sesegera mungkin,” tuturnya.
Sementara Syaifullah Khalik, legislator Gerindra juga menyarankan selain perbaikan deker, juga sebaiknya dilakukan pengaspalan di lingkungan tersebut. “Ini kan di wilayah kota, kalau dekernya diperbaiki ya kalau bisa diaspal juga,” tuturnya.
Sementara itu, warga sekitar yang ditemui menyatakan kondisi deker yang rusak itu sudah hampir setahun lamanya dibirakan begitu saja. Bahkan untuk jembatan daruratnya warga mengupayakannya dengan swadaya sendiri. “Sudah lamami kayaknya begini (deker rusak, red), satu tahunmi, ini saja jembatan daruratnya kita swadaya sendiri,” tutur salah satu warga, Subali. (cr4)

Click to comment

The Latest

To Top