Mabuk di Lokalisasi, Motor Dibawa Kabur Kawan Sendiri – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

HUKUM & KRIMINAL

Mabuk di Lokalisasi, Motor Dibawa Kabur Kawan Sendiri

Yanto sudah dibawa ke kantor polisi. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

KOLAKAPOS, Sampit–Nasib apes dialami Mui (52). Motornya hilang saat dia sedang mabuk di sebuah karaoke di lokalisasi Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Sepeda motornya hilang dibawa Yanto, temannya mabuk.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ketapang oleh adiknya, Sutri (43), Kamis (1/12) lalu.
Dia menuturkan, hilangnya motor itu terjadi sepekan lalu dan baru dilaporkan ketika kendaraan miliknya tak kunjung kembali.
”Motor itu milik saya, Abang (Mui) yang pakai motor, Kamis (24/11) malam, bersama Yanto, temannya. Mereka berangkat ke pal 12 (lokaliasi) dan mabuk. Saat itu sudah pukul 03.00 WIB,” kata Sutri, kemarin.
Yanto kemudian pamit kepada pemilik karaoke untuk membeli rokok menggunakan motor tersebut. Namun, dia tak kunjung kembali.
Setelah Mui sadarkan diri dan melihat sepeda motor milik adiknya sudah tidak ada lagi, dia mengabari Sutri yang kemudian menjemputnya.
Setelah kejadian itu, Sutri dan keluarganya berusaha mencari sepeda motor tersebut.
Hingga akhirnya Yanto ditemukan di Taman Kota Sampit, Kamis (1/12). Namun, sepeda motor itu tak ada bersamanya.
”Baru saja Yanto ditemukan, tetapi sepeda motor saya sudah tidak ada. Katanya malah dibawa lari lagi oleh temannya, Gondrong, tidak tahu di mana motor itu sekarang,” ujarnya.
Yanto masih diamankan di Polsek Ketapang, sementara pelaku lainnya masih dicari keberadaannya. ”Saya berharap motor segera dikembalikan,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Ketapang AKP Edia Sutaata mengatakan, kasus tersebut masih diselidiki.
Pihaknya mencari bukti keterlibatan Yanto dalam dugaan penggelapan sepeda motor tersebut.
”Hasil pemeriksaan oleh penyidik ternyata belum cukup bukti, masih dicari,” ujar Edia. (mir/ign/sam/jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top