Usai Dicabuli, Gadis 16 Tahun Ditinggal di Pinggir Jalan – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

HUKUM & KRIMINAL

Usai Dicabuli, Gadis 16 Tahun Ditinggal di Pinggir Jalan

Net/Ilustrasi

KOLAKA POS, Pekanbaru — GADIS berinisial Ls (16) berurusan dengan polisi dan lembaga perlindungan anak. Dia diduga sebagai korban pencabulan dan penganiayaan oleh pacarnya Ir (18).

Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak LPPA Riau, Ester Yuliani bersama anggotanya mendampingi korban untuk membuat laporan ke Polresta Pekanbaru, Kamis (1/12). Ia menyebutkan, korban sudah putus sekolah dari SMP. Begitu juga dengan pelaku.

Menurut Nanda, Kabid Pelayanan Anak di Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) Riau, kondisi yang dialami gadis dibawah umur tersebut terungkap setelah salah seorang warga Jalan Yos Sudarso, menemukan korban sedang menangis di pinggir jalan pukul 20.00 WIB.

Korban dibawa ke rumah warga dan melaporkan ke LPPA Riau untuk mendapat perlindungan.

“Waktu itu setelah kami telusuri, ternyata Ls mengaku dia adalah korban pencabulan yang dilakukan oleh pacarnya,” jelas Nanda.

Diungkapkan Nanda, ditubuh korban saat itu terdapat luka memar setelah dianiaya oleh pelaku. Menurut pengakuan korban, pencabulan dilakukan ketika menginap disebuah hotel di daerah Duri, Bengkalis. ‘’Korban mengaku sudah empat kali disetubuhi pelaku. Status mereka pacaran,” ungkapnya.

Setelah hubungan suami istri di hotel, tersangka mengajak korban ke rumah orang tuanya ke Pekanbaru. Namun, sampainya dirumah orang tua Ir di Jalan Yos Sudarso, orang tuanya menolak kehadiran gadis yang dibawa anak bujangnya itu.

“Diduga karena korban tidak mau ditinggalkan tapi pacarnya itu tidak mau lagi membawa korban dan kemudian terjadi tindak penganiayaan,’’ ujar Nanda.

Korban kemudian ditinggalkan sehingga tidak mengetahui tujuan lagi di Pekanbaru.

Saat ini, terhadap korban telah dilakukan visum terkait luka lebam akibat dianiaya pelaku dan sebagai barang bukti penyelidikan.

“Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga korban di Duri. Kami juga memberikan saran agar korban tidak dimarahi,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmat Wibowo membenarkan adanya laporan korban tersebut.

“Kejadiannya benar, penyelidikan kasus akan dilimpahkan ke Polda Riau karena kasus ini terjadi pada dua daerah,” jelas Rachmat.(riaupos)

Click to comment

The Latest

To Top