Perampok Sekap Pemilik Toko Emas – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

HUKUM & KRIMINAL

Perampok Sekap Pemilik Toko Emas

KOLAKAPOS, Martapura–Perampok menyatroni rumah pemilik toko emas H Bustan (51), di Desa Tanjung Kukuh, RT 4, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur, Sumsel.

Kawanan perampok berhasil membawa kabur 100 suku emas dan uang sebanyak Rp100 juta.

Dalam aksinya Selasa (27/11) sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku yang diperkirakan 10 orang, masuk lewat pagar belakang rumah.

Mencongkel jendela belakang, lalu mendobrak teralis pakai balok kayu.

Pelaku tidak hanya bertangan kosong, tapi juga membawa senjata api berbentuk pistol. H Bustan ditodong pelaku, lalu diikat.

“Anak korban yang paling bungsu, ditodong dengan menggunakan pistol. Agar istri korban, Rika Silfia (30) mau membukakan brankas besi penyimpanan emas dan uang milik korban,” ungkap Hadiyanto (36), kepala Desa Tanjung Kukuh, Kecamatan Semendawai Barat, kepada Sumatera Ekspres.

Menurut Hadiyanto, di rumah tersebut ada dua sekuriti berjaga. Termasuk tiga orang pembantu, selain keluarga inti pemilik rumah. Para pelaku, datang dengan berjalan kaki.

Sepeda motor yang dikendarai ditinggalkannya di sebuah kebun karet, berjarak sekitar 600 meter dari rumah korban. “Pelaku jalan kaki ke rumah korban. Memang saat itu sedang hujan deras,” jelasnya.
Setelah menyekap dan menodong penghuni rumah, para pelaku kabur bersama emas dan uang hasil rampokannya.

“Di mata warga desa Tanjung Kukuh, H Bustan dikenal adalah orang yang sangat dermawan dan rajin membantu pembangunan di desa,” imbuh Hadiyanto.

Atas kejadian tersebut, sudah dilaporkan ke polsek seempat. Bahkan, Tim K-9 dari Polda Sumsel sudah menurunkan anjing pelacaknya untuk mengungkap kasus perampokan itu.

“Tapi kami belum tahu hasilnya seperti apa,” tukasnya.

Dikatakan Hadiyanto, H Bustan memang pemilik toko emas Matahari, di Tugumulyo, Kabupaten OKI. Hanya saja belakangan ini, dia lebih banyak berdiam di rumah untuk mengurus kebun.

“Toko emas di Pasar Tugumulyo OKI, dijaga anaknya,” jelasnya.

Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru, saat dikonfirmasi hingga pukul 21.35 WIB, mengaku masih meng-update hasil penyelidikan anggota di lapangan.

“Saya update dulu kejadian tersebut ya kepada anggota,” singkatnya. (sal/wly/air/ce1/ray/jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top