Gerakan Nusantara Bersatu Perkuat Kebhinekaan – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Jazirah Sultra

Gerakan Nusantara Bersatu Perkuat Kebhinekaan

Ratusan peserta antusias mengikuti jalannya kegiatan Nusantara Bersatu yang dihelat di ruang gedung Sor La Ode Pandu jalan Baypass Raha.FOTOAhmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Kabar negatif yang bersifat provokatif dan menebar teror, untuk memecah-belah persatuan dan kebhinekaan bangsa Indonesia, mulai mengkhawatirkan belakangan ini. Hate speech, isu sara, dan berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan pun bermunculan khususnya di media sosial

Sebagai garda terdepan persatuan dan kesatuan bangsa, TNI bergerak cepat meredam gejala-gejala perpecahan bangsa ini. Bagi TNI, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati, tidak bisa diganggu gugat.
Untuk meningkatkan kembali rasa persatuan dan kesatuan bangsa ini, yang disatukan pada Bihneka Tunggal Ika, jajaran TNI menggelar Gerakan Nusantara Bersatu, yang dilaksanakan disemua satuan dan tingkatan TNI.
Untuk jajaran Kodim 1416 Muna, Gerakan Nusantara Bersatu ini digelar di Sor La Ode Pandu jalan Bypass Raha, Rabu (30/11) pagi.
Ratusan peserta yang terdiri dari kalangan pelajar tingkat SMA sederajat, mahasiswa, PNS Muna dan Muna Barat, anggota TNI dan Polri, tokoh masyarakat, agama, pemuda, adat, serta ormas FKKPI. Bupati Muna LM Rusman Emba, Kapolres Muna AKBP Yudith S Hananta, ikut hadir dalam kegiatan ini.
Dandim 1416 Muna, Letkol Arh Hendra Gunawan mengatakan, Gerakan Nusantara bersatu digagas oleh Panglima TNI dan ditindaklanjuti oleh Pangdam VII Wirabuana dan jajarannya hingga ke tingkat Korem dan Kodim, agar seluruh komponen masyarakat yang ada di Kodim masing-masing melaksanakan kegiatan ini.
“Kegiatan ini murni untuk mengingatkan kita, betapa pentingnya persatuan. Sebab, disinyalir banyak masyarakat mulai melupakan tentang arti pentingnya suatu kesatuan. Sehingga kita mudah dibenturkan dengan perbedaan kelompok dan agama,” tegas Dandim.
Menurutnya, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kuat yang terekat pada kebhinekaan.
“Ada suku Bugis, Muna, Makassar, Jawa, Bali. Perbedaan yang ada ini bukanlah suatu jurang pemisah, tapi kebhinekaan yang ada ini adalah suatu perekat diantara suku-suku bangsa dan itulah yang membentuk bangsa Indonesia,” terangnya.
Di tempat yang sama, Bupati Muna LM Rusman Emba mengapresiasi kegiatan Nusantara Bersatu itu. Sebab, menurut orang nomor satu di Bumi Sowite ini, akhir-akhir ini terjadi huforia integritas bangsa. “Kegiatan hari ini menumbuhkan kembali rasa kesatuan dan persatuan bangsa, seluruh stakeholder, masyarakat dan pemuda Muna khususnya,” katanya. (m1)

Click to comment

The Latest

To Top