Dinas PPPH Bombana Dituding Bantu Salah Satu Paslon – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Jazirah Sultra

Dinas PPPH Bombana Dituding Bantu Salah Satu Paslon

Kepala Bagian Ketahanan Pangan, Rusdiamin.

Terkait Bagi-bagi Pupuk ke Petani

KOLAKAPOS, Rumbia–Isu tak sedap lagi-lagi menerpa Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Hortikultura Bombana. Sebelumnya, isu pembayaran atau pungutan liar Rp15 juta per unit untuk satu kelompok tani berhembus, namun pada akhirnya tidak terbukti. Teranyar, SKPD itu dituding bagi-bagi pupuk atas nama salah satu pasangan calon (Paslon) bupati Bombana.
Kepala Bagian Ketahanan Pangan Rusdiamin menegaskan, semua isu yang dituduhkan ke instansinya tidak benar.
“Saya sudah menghadap sama ibu pj bupati Bombana, terkait isu tersebut (Pungli dan bagi-bagi pupuk, red) dan saya sudah jelaskan dihadapan ibu (bupati Bombana, red) kalau isu itu tidak benar,” katanya.
Rusdiamin menerangkan, sejak 2012 dinas PPPH Bombana sudah tidak mendapatkan bantuan bibit dan pupuk yang bersumber dari APBD. Hal itu karena beberapa pertimbangan, salah satunya pemberiannya tepat sasaran namun peruntukannya lain, sehingga pengadaan itu tidak menjadi prioritas.
“Pemberiannya tepat sasaran sama petani, tapi fakta ditemukan pupuk untuk bibit A tapi diperuntukannya untuk bibit B, maka ini yang menjadi masalah sehingga dari tahun 2012 kami tidak lagi mengadakan pengadaan pupuk,” tuturnya.
Ia menambahkan, adapun pembagian pupuk sekarang, bersumber dari APBN dan pemberiannya langsung diberikan oleh pihak rekanan, tanpa melalui dinas PPPH Bombana.
Lebih lanjut ia menungkapkan, jika tidak ada hambatan saat pembahasan nanti di DPRD, anggaran 2017 Dinas PPPH akan mengadakan pengadaan mesin bor air sebanyak 20 unit, yang tersebar di tiga kecamatan yang ada di Bombana, yakni kecamatan Rumbia, Lantari Jaya dan Rarowatu Utara.
Pengadaan tersebut kata Rusdiamin, wilayah tersebut untuk penggunaan air di lahan persawahannya masih bersifat sawah tadah hujan, berbeda dengan lahan persawahan yang ada diluar tiga wilayah Bombana itu.
“Mengenai isu bagi-bagi pupuk mengatasnamakan salah satu calon itu tidak benar,” ulangnya. (k6)

Click to comment

The Latest

To Top