Anggota DPD RI Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Koltim – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Kolaka Timur

Anggota DPD RI Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Koltim

Yusran Silondae (kedua dari kiri) menyampaikan materi sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Landongi, Sabtu (25/11).FOTO:Ist/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Tirawuta–Menambah pemahaman warga terhadap wawasan kebangsaan, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Yusran Silondae dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di kelurahan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Sabtu (25/11).

Anggota DPD RI Yusran Silondae mengatakan, nilai Pancasila dan makna konstitusi yang terkandung dalam UUD 1945, merupakan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta semboyan Bhineka Tunggal Ika sangat fundamental perlu ditanamkan kepada generasi muda dan masyarakat agar dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyayangkan, saat ini banyak kaum muda sudah tidak lagi memahami bahkan mengenal empat Pilar Kebangsaan. Padahal, nilai tersebut semestinya menjadi benteng kedaulatan dan keutuhan untuk generasi mendatang. “Empat pilar kebangsaan ini memang penting untuk dipahami. Karena problema yang dihadapi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia sekarang mengalami pergeseran di semua sendi kehidupan dan kondisinya sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan DPD RI dalam struktur ketatanegaraan Indonesia antara lain untuk memperkuat ikatan dalam wadah NKRI dan memperteguh persatuan kebangsaan seluruh daerah. Selain itu, meningkatkan agregasi dan akomodasi aspirasi dan kepentingan seluruhb daerah dalam perumusan kebijaksanaan nasional.

Disamping itu juga, lanjut Yusran, bisa mendorong percepatan demokrasi berdasarkan hukum, pembangunan dan kemajuan daerah secara serasi dan seimbang. “Jadi keberadaan DPD RI memperkuat ikatan daerah-daerah otonom berjalan dengan keberagaman dalam rangka kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam sosialisasi yang digelar dihadir pemateri lainnya, Muh. Alifuddin Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari memaparkan ancaman globalisasi dan radikalisme. Serta dihadiri para tokoh masyarakat, agama, perempuan, pemuda dan warga. (kau/b)

Click to comment

The Latest

To Top