Terapkan K13, Dinas PK Konsel Tingkatkan Kompetensi Guru – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Jazirah Sultra

Terapkan K13, Dinas PK Konsel Tingkatkan Kompetensi Guru

Plt Kepala Dinas PK, Busnawir.

KOLAKAPOS, Andoolo–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konsel, gencar melakukan sosialisasi pelatihan dan pembinaan dibeberapa sekolah, untuk merealisasikan kurikulum 2013 (K13) tahun depan melalui Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

Plt Kepala Dinas PK Busnawir mengatakan, sosialisasi tersebut dalam rangka peningkatan kompetensi guru untuk mengimplementasikan K13 di sekolah yang ada di Konsel.
“Narasumber dan instruktur yang diturunkan dalam sosialisasi itu, adalah oramg-orang yang telah mendapatkan sertifikasi nasional. Kebanyakan instrukturnya diambil dari pengawas yang sudah terlatih dan teruji,” jelasnya.
Saat ini, lanjut dia, telah dibentuk empat claster dalam penerapan K13, dimana dalam satu claster terdiri dari lima sekolah. Diantaranya di SMP 23 Konsel sebagai claster induk, yang telah lama menerapkan k13.
“Sejak diberlakukannya K13 pada tahun 2013 lalu, sudah ada beberapa sekolah telah menerapkannya. Diantaranya sekolah model atau sekolah rujukan, namun ada juga beberapa sekolah yang tidak mampu menerapkannya. Sehingga kembali menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP),” terangnya.
Menurutnya, program K13 beda dengan kurikulum 2004, yakni Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan kurikulum 2006, yaitu KTSP.
“K13 tersebut, guru dituntut kreatif sedangkan murid harus aktif dalam mengikuti pelajaran di sekolah, sehingga target pemerintah dalam kurikulum tersebut akan tercapai,” ungkapnya.
Busnawir menambahkan, hingga saat ini masih sebagian kecil sekolah yang menjalankan kurikulum tersebut, terutama di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), karena untuk menjalannya itu antara guru dan murid harus bersinergi.
“Saat ini, sekolah-sekolah yang ada sebagian sudah mengikuti proses belajar mengajar menggunakan Kurikulum 2013 itu, meski sebenarnya kurikulum tersebut sangatlah berat, namun kita akan mencoba dan akan membuktikannya,” jelasnya.
Busnawir berharap, tim dari narasumber maupun instruktur nasional yang sementara ini melakukan pembinaan betul- betul bekerja secara maksimal, untuk membina guru-guru dan juga dalam pembinaan itu tidak hanya teoritis tetapi lebih pada aplikatif. (k5)

Click to comment

The Latest

To Top