Pemerintah Izinkan Asing Bangun Kilang – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

EKOBIS

Pemerintah Izinkan Asing Bangun Kilang

KOLAKAPOS, Jakarta–Pemerintah mengizinkan badan usaha asing membangun kilang di Indonesia. Syaratnya, badan usaha asing itu harus menggandeng perusahaan dalam negeri. Izin itu diberikan karena pemerintah menginginkan Indonesia segera punya kilang baru untuk menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Dirjen Migas Kementerian ESDM Wiratmaja Puja mengatakan, kebijakan tersebut diatur dalam Permen ESDM 35/2016 tentang Pelaksanaan Pembangunan Kilang Minyak di Dalam Negeri oleh Badan Usaha Swasta. Aturan itu, resmi dikeluarkan pada 10 November lalu.

Sejumlah investor asing memang berencana membangun kilang. Misalnya, Saudi Aramco dan Rostneft. Kedua perusahaan membuat perusahaan patungan dengan Pertamina.

Kilang swasta yang pernah ada adalah milik Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban. Namun, saat ini kilang tersebut dioperasikan penuh oleh Pertamina.

Permen juga mengatur mekanisme pembangunan kilang hingga aturan impor minyak sampai masuk ritel. Sembari menunggu realisasi kilang, ESDM akan melelang kilang mini di kluster VIII Maluku.

Kapasitas kilang yang tidak lebih dari 20 ribu barel per hari bisa diselesaikan investor lokal. Untuk memberdayakan potensi lokal, pemerintah sudah menyiapkan insentif fiskal maupun nonfiskal.

Aturan main dalam pembangunan kilang mini bisa dilakukan lewat penugasan ke Pertamina atau pemerintah bersama badan usaha. Untuk seleksi badan usaha, nanti Dirjen Migas yang menetapkannya.

Wamen ESDM Arcandra Tahar menilai, pembangunan kilang akan disesuaikan dengan rencana Pertamina membangun kilang berkapasitas dua juta kl dalam sembilan tahun mendatang.

Saat ini, Pertamina menggarap refinery development masterplan program (RDMP) di empat kilang di Balikpapan, Cilacap, Balongan, dan Dumai.

Proyek lainnya adalah kilang baru grass root refinery (GRR) di Tuban dan Bontang. (jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top