Kadisdik Sidrap Boyong 77 Staf ke Bali – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Kadisdik Sidrap Boyong 77 Staf ke Bali

KOLAKAPOS, Sidrap–Selama empat hari, 17-20 November 2016, 77 staf Dinas Pendidikan (Disdik) Sidrap, dipimpin Kepala Disdik, Nur Kanaah, melakukan kunjungan wisata ke Pulau Dewa Bali.

Menurut Nur Kanaah, perjalanan wisata tersebut untuk menyegarkan atau merefresh para stafnya yang sepanjang tahun 2016 bergelut dengan tugas, di mana Disdik Sidrap merupakan SKPD terbesar dan menyerap serta menggunakan anggaran yang besar pula.

“Untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada staf dan tim kerja yang tergabung dalam Tim 38, kami membawa mereka yang berjumlah 77 orang untuk menikmati keindahan pulau Bali dengan mengunjungi obyek-obyek wisata, pusat perbelanjaan, situs-situs budaya dan tempat-tempat hiburan yang tidak ditemukan di dearah lain,” kata Disdik Sidrap, Nur Kanaah, Minggu kemarin.

Ia mengatakan, mereka diajak jalan-jalan ke Tanjung Benoa dengan water sportnya, Pantai Pandawa dengan pegunungan batu yang estetis, Uluwatuh dengan pertunjukan tari kecaknya, Pulau Penyu dengan penangkaran Penyu, Danau Beratan Bedugul yang mempesona, pusat perbelanjaan dengan souvenir khusus ala Bali, Tanah Lot dengan pura yang berdiri megah di tengah laut, Bukit Kintamani tempat pura Tampak Siring menjulang tinggi, dan beberapa tempat lainnya.

Staf yang ikut dalam perjalanan tersebut, kata Nur Kanaah, menyenangkan, dan dilalui dengan penuh kegembiraan. “Memang itulah tujuan utama dari kegiatan ini, yakni untuk menghilangkan ketegangan dan keseriusan para staf dan Tim 38 Disdik yang selama ini bekerja dalam merealisasikan program kerja,” ujar Nur Kanaah.

Nur Kanaah berharap, melalui kegiatan ini mereka dapat tetap menjaga kekompakan dalam melaksanakan program kerja dinas pendidikan. Menurutnya, pelayanan di bidang pendidikan tetap berjalan selama kegiatan tur berlangsung, karena Sekretaris Disdik dan beberapa staf yang lain tetap memberikan pelayanan.

Pada 2016 Disdik melakukan berbagai inovasi, yaitu menggalakkan gerakan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai pada 2015 lalu dan menjadikan Sidrap sebagai kabupaten literasi. Tahun ini Disdik kembali melakukan inovasi sekolah indah dan hijau sebagai wadah Pakem. (parepos/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top