2017, Dana Desa dan ADD Konsel Naik – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Jazirah Sultra

2017, Dana Desa dan ADD Konsel Naik

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konsel Syaifullah

KOLAKAPOS, Andoolo–Tahun 2017 Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Konawe Selatan akan mengalami kenaikan. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konsel, Syaifullah mengungkapkan pihaknya sementara persiapan untuk KUA-PPAS APBDes 2017 dan pagu sudah ada.

“Dimana ADD tiap desa sebesar Rp 250 juta dan ADD sebesar Rp 700 sampai Rp 750 juta per desa, jadi total yang diterima tiap desa sebesar Rp 950 juta,” rincinya.

Untuk desa tertinggi lanjut dia, Dana Desa dan ADD nya adalah desa Teteasa Kecamatan Angata sebesar Rp 1 Miliar lebih. Sedangkan untuk terendah Rp 900 juta, yakni desa Tridana Mulia Kecamatan Landono.

“Dibandingkan dengan tahun 2016, untuk DD Rp 540 juta dan ADD sebesar Rp 235 juta. Jadi berkisar Rp 700 juta lebih, namun untuk tahun depan mengalami kenaikan sebesar satu Miliar lebih,” ungkapnya.

Dikatakannya, dalam perjalanannya yang menjadi kendala dalam pencairan dana tersebut adalah Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) desa.

“Jadi inilah yang menyebakan sehingga kita repot, salah satu contoh pada pencairan 60 persen tahap pertama, karena Kepala Desa wajib membuat LPJ baru bisa mencairakan dana desa tahap II,” jelasnya.

Ia menambahkan terkait pencairan dana desa tersebut, sebenarnya kendalanya ada di desa karena kendala LPJ. Jadi bukan di Kabupaten.

“Sehingga besar harapan kita di 2017, kita tetap membuat pelatihan tentang pembuatan LPJ. Supaya semua desa faham pembuatan LPJ yang benar berdasarkan sistem aplikasi,” terangnya.

Meski pendamping Kecamatan dan pendamping lokal desa sudah bekerja maksimal, tetap saja pembuatan LPJ masih ada kendala.

“Jadi memang kendalanya adalah SDM, dimana masih banyak kepala desa yang belum faham tentang sistem aplikasi,” tandasnya. (k5/b)

Click to comment

The Latest

To Top