Setiap Dua Menit, Penderita Kanker Serviks Meninggal – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Setiap Dua Menit, Penderita Kanker Serviks Meninggal

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Parepare–Momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN), Puskesmas Lompoe menggelar kegiatan pemerikasaan berbagai jenis penyakit, terutama mencegah kanker serviks, kemarin.

Hal ini dilakukan mengingat penyakit kanker serviks merupakan penyakit yang paling ditakuti kaum hawa, karena ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker tersebut setiap tahunnya.

Puluhan masyarakat pun antusias mengikuti kegiatan pemeriksaan IVA secara gratis sebagai dukungan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GRMAS) menyambut peringatan HKN tingkat Sulsel yang dipusatkan di Kota Parepare. Koordinator PTM Puskesmas Lompoe, Ihda Novita Amir mengatakan, kegiatan pemeriksaan tersebut sudah dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut.

“Pemeriksaan IVA secara gratis kepada masyarakat dalam rangka memperingati HKN,” ujarnya. Ia menyebutkan, sebelum dilakukan pemeriksaan, terlebih dahulu ada sosialisasi kepada masyarakat melalui kantor kelurahan. “Ada 22 orang mendaftar, akan melanjutkan pemeriksaan di Lapangan A Makkasau dan Puskemas Madising Na Mario, hari ini, Selasa, 15 November,” katanya.

Selaku pemeriksa IVA, Siti Aminah mengatakan, pemeriksaan IVA tersebut agar masyarakat dapat mengetahui apakah ada penyakit kanker serviks yang dialaminya.

“Melalui pemeriksaan IVA ini, kami dapat mengetahui ada tidaknya penyakit yang diderita oleh pasien hanya dengan waktu semenit saja,” katanya. Aminah menjelaskan, pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan kesehatan rahim ibu yang subur dengan usia 35 tahun ke atas. “Pemeriksaan IVA bertujuan untuk mendeteksi secara dini kanker mulut rahim dan kanker payudara, apalagi penyakit kanker mulut rahim itu merupakan penyakit pembunuh nomor wahid bagi wanita,” jelas Aminah.

Ia menambahkan, sesuai data diperoleh dari pusat kesehatan bahwa setiap dua menit ada penderita kanker rahim mulut yang meninggal. “Setiap dua menit ada penderita yang meninggal. Olehnya itu, kami mengimbau kepada wanita produktif untuk segera memeriksakan kesehatan karena penyakit ini mengancam nyawa bagi penderitanya,” tandas Aminah, (parepos)

Click to comment

The Latest

To Top