Disekap, Kepala Diinjak-injak Lalu Dibuang – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

HUKUM & KRIMINAL

Disekap, Kepala Diinjak-injak Lalu Dibuang

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Surabaya–Polisi kini masih menyelidiki kasus penyekapan dan pembajakan truk pada Jumat lalu.

Segala kemungkinan diselidiki. Termasuk sindikat pelaku yang tahu seluk-beluk tentang angkutan barang.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menyatakan, pihaknya telah mempelajari pola-pola kasus pembajakan yang pernah terungkap.
Berdasar data yang mereka miliki, biasanya para pelaku pernah jadi pekerja jasa distribusi barang.
“Ada yang mantan sopir truk sehingga mereka tahu seluk-beluk isi muatan,” terang Shinto kepada Jawa Pos.
Di bagian lain, Unit Reskrim Polsek Wiyung mengaku sudah mendapat petunjuk jelas terkait pelaku yang menyekap korban bernama Solikan.
Sama dengan polrestabes, mereka juga tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam.
Sebab, truk bermuatan besi itu bukan milik korban, melainkan perusahaan.
“Kami akan terus meminta penjelasan kepada korban. Rencananya, handphone-nya juga akan kami kloning,” jelas Kanitreskrim Polsek Wiyung AKP Sugimin.
Dari situ, akan diketahui seluruh data percakapan pada handphone korban.
Polsek Wiyung akan membawa handphone korban ke Mapolda Jatim yang berkompeten memeriksa.
Ada hal yang janggal bagi penyidik dari keterangan korban.
Yakni, pengakuan korban bahwa dirinya berhenti di area parkir darurat exit tol Gunung Sari untuk beristirahat.
Dia mengaku lelah. Padahal, Solikan diketahui baru saja berangkat dan belum lama mengemudi.
“Dia berangkat dari Gresik. Kami juga sempat tanya perjalanan belum jauh kok sudah mengantuk,” sebut mantan Kanitreskrim Polsek Karang Pilang tersebut.
Sebagaimana diberitakan, Solikan, 33, menjadi korban pembajakan dan penyekapan di jalan tol.
Dia dipaksa naik mobil Daihatsu Xenia, lalu diinjak kepalanya selama dalam perjalanan.
Pelaku lantas membuangnya di Puri, Mojokerto. (did/c6/fal/flo/jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top