BPS Bengkalis: Sektor Perkebunan Karet Melemah – KOLAKA POS

KOLAKA POS

EKOBIS

BPS Bengkalis: Sektor Perkebunan Karet Melemah

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Bengkalis–Kendati sudah hampir berpuluh-puluh tahun menjadi sumber penghasilan sebagian besar masyarakat Kabupaten Bengkalis, getah karet sampai hari ini harga masih dikeluhkan masyarakat. Faktor naik dan turunnya harga minyak cukup berpengaruh pada getah karet karena nilai getah karet sintetis ini lebih murah dibanding getah karet alami.

“Harga getah karet ya sampai hari ini masih dikeluhkan masyarakat. Hampir di semua daerah, sayangnya, kami di BPS Bengkalis ini tidak diberi kewenangan untuk melakukan pendataan inflasi,” kata Kepala BPS Bengkalis Guswandi yang ditemui Posmetro Mandau (Riau Pos Group).

Menurut Guswandi, inflasi merupakan suatu kecenderungan naiknya harga barang dan jasa pada umumnya yang berlangsung secara terus-menerus. Jika inflasi meningkat, harga barang dan jasa di dalam negeri mengalami kenaikan. Naiknya harga barang dan jasa tersebut menyebabkan turunnya nilai mata uang.

“Kewenangan menghitung inflasi itu hanya beberapa daerah khusus, seperti Dumai yang mewakili wilayah pesisir. Tembilan, mewakili wilayah daratan. Untuk Kabupaten Bengkalis, itu tidak masuk. Semua menjadi kewenangan dari BPS Provinsi Riau dan Pusat,” tuturnya.

Menurutnya, Kabupaten Bengkalis saat ini jika dilihat dari kondisinya, masih normal dan semua lini usaha masih berjalan dengan baik, dan sedikit mengalami peningkatan. Terutama dengan program-program pemerintah daerah yang membuka sektor ekonomi masyarakat desa, melalui dana Usaha Ekonomi Desa (UED-SP).

“Sektor perkebunan karet mengalami stagnan dan jalan di tempat. Perlu ada upaya dari pemerintah daerah untuk menghidupkannya kembali,” katanya.(riaupos)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top