Petani Desa Lara Terancam Tak Menanam – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Petani Desa Lara Terancam Tak Menanam

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Mamuju Tengah–Kurang lebih 40 hektare sawah di Desa Lara, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), terancam tidak dapat ditanami. Pasalnya, petani setempat yang hendak melakukan penanaman di musim tanam, terpaksa melakukan aksi mogok kerja akibat tindakan kontraktor proyek yang ingin melakukan penggalian irigasi, tanpa melalui musyawarah terlebih dahulu.

Merasa hal ini akan merugikan dan menghambat proses masa tanam, petani pun protes dan beradu mulut dengan kontraktor. Kontraktor pun menjadi bulan-bulanan massa. Informasi yang dihimpun wartawan, kejadian tersebut membuat pihak Polsek Karossa, mengamankan sejumlah warga yang sempat terlibat bentrok dengan kontraktor.

“Awalnya, petani protes dengan adanya perbaikan irigasi persawahan, karena tidak ada musyawarah sebelumnya dengan petani dan Pemdes Lara, di tengah pengerjaan sawah yang siap tanam, tiba-tiba saja kontraktor yang akrab disapa Bapak Tomi, ingin mendatangkan alat berat untuk menggali saluran irigasi yang diperbaiki, di situlah kontraktor dan petani beradu,” ucap salah seorang petani Amril.

Anggota BPD DesaLara, Hasanuddin Sabir, mengatakan, proyek perbaikan saluran irigasi sepanjang 700 meter, memang bakal menghambat proses musim tanam 40 hektare sawah di Desa tersebut. Akibatnya, kini para petani dan operator traktor/dompeng melakukan aksi mogok kerja atas kejadian ini. Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi tengah diupayakan oleh pemerintah Desa Lara, agar permasalahan tersebut tidak menimbulkan konflik yang bekerpanjangan.

“Sementara proses perbaikan ini, Insya Allah dapat terealisasi dengan baik tanpa ada pihak yang dirugikan,” kata Hasanuddin yang juga pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mateng ini. (parepos/fajar)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top