Kawanan Rampok Gasak Uang Tunai Warga – KOLAKA POS

KOLAKA POS

HUKUM & KRIMINAL

Kawanan Rampok Gasak Uang Tunai Warga

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Riau–Kawanan rampok yang menggunakan senjata api berhasil membawa kabur uang jutaan Rupiah dan 2 unit sepeda motor milik warga Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling.

Tak hanya itu, kawanan rampok yang diperkirakan berjumlah 4 orang itu juga berhasil mengambil 2 unit handpone dan buku nikah milik korban. Entah apa motifnya hingga pelaku membawa barang yang cukup pribadi itu.

Menurut keterangan pihak kepolisian, peristiwa itu terjadi saat korban Tikno (44) dan keluarganya sedang beristirahat di dalam rumah. Kemudian, terdengar suara ketukan pintu dari arah luar rumah sambil memanggil-manggil nama korban.

Mendengar itu, istri korban, Yani (30) langsung membukakan pintu depan. Pada saat itu pula kawanan rampok masuk dengan membawa sejumlah senjata, seperti satu batang kayu, sebilah parang panjang, satu batang besi, dan diduga satu pucuk senjata api (Senpi) laras pendek.

“Pelaku mengancam korban dan meminta mereka tiarap ke lantai,” ungkap Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Paur Humas Ipda Herimam Putra.

Setelah itu, korban diikat bersama anak dan istrinya dengan menggunakan tali rafia. Pelaku juga menutup mulut korban dengan kain yang sudah disiapkan. Salah seorang pelaku kemudian menanyakan uang hasil penjualam sawit milik korban.

“Meski dengan mulut terikat, korban tetap menjawab tidak ada uang,” ucap Paur Humas menirukan kata-kata Korban.

Mendengar ucapan itu, pelaku kemudian mengambil minyak bensin sambil mengancam akan membakar korban. Karena ketakutan, korban pun menunjukkan uang yang ada di dalam dompet saku celana korban.

“Pelaku tetap bertanya di mana uang lainnya, tapi korban menjawab tak ada lagi,” papar mantan Kapolpos Desa Kota Baru Reteh itu.

Salah seorang dari pelaku sempat berkomentar dengan kata-kata sia-sia mereka datang dari jauh, tapi hasilnya hanya mendapat uang tunai Rp1,2 juta. Tak ingin apes, pelaku langsung kabur dan membawa 2 unit sepeda motor dan 2 unit handpone serta buku nikah.

“Akibatnya, korban menderita kerugian sekitar Rp25 juta rupiah,” katanya.(riaupos)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top