SKK Migas Dorong Genjot Eksplorasi Gas – KOLAKA POS

KOLAKA POS

EKOBIS

SKK Migas Dorong Genjot Eksplorasi Gas

KOLAKAPOS, Jakarta–Cadangan minyak Indonesia dianggap tidak akan mampu memenuhi kebutuhan energi pada 2025.

Pemerintah harus meningkatkan eksplorasi gas. Sebab, potensi gas di Indonesia sangat besar. Eksplorasi gas itu diharapkan akan mencukup kebutuhan energi nasional 2025.
Dewan Energi Nasional menetapkan pada 2025 kebutuhan energi mencapai 7,49 juta barrel oil equivalent.
Sebanyak 47 persen di antaranya adalah dari sektor minyak dan gas bumi.
Kepala Bagian Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Taslim Yunus mengatakan, salah satu upaya memenuhi kebutuhan itu ialah dengan melakukan eksplorasi.
Dia mengatakan, kalau dilihat cadangan minyak yang ada sekarang, tidak akan mampu mengejar kekurangan supply yang besar.
Nah, menurut dia, potensi terbesar sebenarnya ada dari gas.
“Karena memang cekungan sedimen kita itu lebih banyak menghasilkan gas ketimbang minyak,” kata Taslim saat diskusi “Menanti Revisi UU Migas” di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10).
Namun, kata dia, untuk mengeksplorasi gas sekarang memang masih terkendala infrastruktur.
Ia mencontohkan, demand terbesar terhadap kebutuhan gas berasal dari Pulau Jawa. Sedangkan supply dari luar Jawa seperti Masela, Ambon, Papua dan Kalimantan.
Menurut dia, ada masalah infrastruktur untuk membawa gas dari luar Jawa itu.
Sedangkan Indonesia baru memiliki satu terminal penerima gas, yakni di Teluk Jakarta.
“Sekarang ini kita lihat reserving terminal kita itu baru satu. Ini yang menjadi masalah juga yang harus kita hadapi bersama,” katanya.
Jadi, tegas dia, untuk mencapai kebutuhan kuncinya pada eksplorasi.
Menurut dia, bisa dikatakan dari tahun 1980-an hingga sekarang eksplorasi menurun drastis.
“Jadi kalau tidak dilakukan suatu terobosan yang luar biasa, maka ini akan menjadi beban kita bersama,” ungkapnya. (boy/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top