Warga Konsel Diberi Pemahaman Berlalu Lintas – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Warga Konsel Diberi Pemahaman Berlalu Lintas

kegiatan dishud saat sosialisasi keselematan berlalu lintas.FOTO:Sapruddin/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Andoolo–Meningkatkan pemahaman warga tentang keselamatan berlalulintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Konawe Selatan Bersama Satlantas Polres Konsel terus mensosialisasikan Undang-undang No 22 tahun 2009, tentang keselamatan berlalulintas dan angkutan jalan darat.

Bupati Konsel melalui Asisten I Muh. Hisrah mengatakan, melalui sosialisasi tersebut diharapkan agar warga dan stakeholder betul-betul memahami sehingga kesadaran berlalulintas bisa tumbuh dengan baik.

“Sebagaimana yang tersirat dalam UUD 22 tentang lalulintas dan UUD 23, di integrasikan dengan visi pak Bupati Konsel desa maju konsel hebat, karena titik fokus pembangunan adalah di pedesaan,” terangnya.

Output dari sosialisasi tersebut, lanjut dia yakni masyarakat makin memahami aturan dalam berlalulintas, termasuk didalamnya pengamanan lampu-lampu yang dibuat oleh Dishub Konsel bisa dijaga dengan baik.

“Rambu-rambu lalulintas semua tanggung jawab kita, baik pemerintah maupun masyarakat, karena ini dibiayai oleh APBD kita. Jadi kita harapkan agar semua bertanggung jawab dalam pengamanan aset negara,” pintanya.

Hisrah mengungkapkan dalam rangka perbaikan peningkatan ruas jalan dikabupaten Konsel, Bupati Konsel memerintahkan Dishub untuk memprogramkan titik-titik padat lalulintas. Untuk dibuatkan traffic light dan lampu jalan.

“Bupati juga menekankan agar dibentuk tim terpadu dan di SK kan, yang terdiri dari Polres, Kodim, Dinas terkait dan Dishub. Jadi semua stake holder yang berkaitan keselamatan lalulintas itu terlibat secara terpadu,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Konsel, Armansyah menjelaskan pihaknya membenarkan telah diperintahkan Bupati untuk membuat tim terpadu, sehubungan dengan wilayah Konsel yang cukup luas dan memiliki tiga klasifikasi jalan yakni jalan provinsi, jalan nasional, dan jalan kabupaten.

“Untuk itu, fasilitas keselamatan transportasi ini perlu dikoordinasikan kepada stake holder terkait. Karena wilayah Konsel memiliki jalan nasional sekitar kurang lebih 207 km, kemudian jalan kabupaten kurang lebih 1032,4 km, sehingga kewenangan kita dijalan kabupaten untuk memberikan fasilitas keselamatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, lanjut dia sosialisasi yang dihadiri oleh aparat desa, masyarakat dan pelajar, mereka akan diisi pengetahuan tentang bagaimana kelayakan dari pada kendaraan, kemudian persyaratan dalam menjalankan kendaraannya.

“Kita juga berharap melalui sosialisasi ini, kita bersama-sama menjaga fasilitas negara, demi keselamatan lalulintas bagi pengendara,” harapnya. (k5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top