Bank Mandiri Target Salurkan KPR Rp 15,19 Triliun – KOLAKA POS

KOLAKA POS

EKOBIS

Bank Mandiri Target Salurkan KPR Rp 15,19 Triliun

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Surabaya–Bank Mandiri terus melakukan peningkatan di sektor kredit pemilikan rumah (KPR). Salah satu upaya bank plat merah ini adalah menggandeng sejumlah developer yang dinilai memiliki reputasi baik. Hal ini dilakukan untuk mengejar target penyaluran KPR hingga akhir tahun ini sebesar Rp 15,19 triliun.

“Hingga akhir Agustus 2016, kami telah menyalurkan KPR sebesar Rp 4,88 triliun,” ujar Regional CEO Bank Mandiri Surabaya Agus Haryoto Widodo usai penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Chalidana Group di Bumi Mandiri seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group).

Menurut Agus, pencapaian KPR per Agustus tersebut tumbuh 11,41 persen dari kinerja pada periode yang sama tahun lalu.

Nilai tersebut setara dengan 15,19 persen dari total penyaluran KPR Bank Mandiri secara nasional yang menyentuh angka Rp 32,11 triliun pada Agustus 2016.

“Dengan penambahan proyek baru yang cukup potensial ini, harapannya pada akhir tahun 2016 bisnis KPR Jawa Timur bisa menembus angka Rp 5,15 triliun atau tumbuh sekitar 14,4 persen dibandingkan akhir tahun 2015. Seiring dengan kebijakan BI mengenai kelonggaran LTV diharapkan pertumbuhan bisnis KPR menjadi lebih baik lagi,” papar Agus.

Chalidana sendiri merupakan salah satu developer yang melakukan kerjasama dengan Bank Mandiri.

Menurut Agus, Chalidana merupakan salah satu developer yang memiliki reputasi cukup bagus di bidang properti.

“Kami memang banyak merangkul developer-developer unggulan untuk mengaitkan kerja sama. Dengan adanya perjanjian kerja sama, developer mendapatkan keuntungan bunga KPR Promosi dan bunga rendah dari Bank Mandiri,” jelas Agus.

Sementara itu, Puntuh Wijaya, Micro Banking Head Regional VIII Bank Mandiri mengatakan, sebagai salah satu bank yang dipercaya menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR), pihaknya terus berupaya meningkatkan performanya dalam penyaluran KUR.

Bahkan tahun ini penyaluran KUR di Jatim ditargetkan naik dua kali lipat.

Wijaya mengatakan, sepanjang tahun 2015, total nilai KUR yang disalurkan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hanya Rp 495 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 10.801 orang.

Namun, lanjut dia, tahun ini penyaluran KUR langsung melonjak drastis. Hingga Oktober 2016, nilai KUR yang disalurkan telah mencapai Rp 1,3 triliun-1,4 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 29.180 orang. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top