Bupati Muna Fokus Penyelesaian Pembangunan – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Bupati Muna Fokus Penyelesaian Pembangunan

Bupati Muna LM Rusman Emba menyerahkan dokumen perubahan KUA-PPAS Muna tahun anggaran 2016 pada Ketua DPRD Mukmin Naini.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

Dalam Kebijakan Perubahan APBD 2016

KOLAKAPOS, Raha–Pemkab Muna akhirnya menyerahkan dokumen perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2016 ke DPRD Muna, untuk segera dibahas bersama antara DPRD dan tim anggaran Pemkab Muna, agar pencapaian visi menuju “Muna yang kuat, mandiri, berdaya saing dan bermartabat” dan sembilan misi prioritas yang telah dirumuskan oleh Rumah-Kita pada proses pemilihan kepala daerah, dapat segera diwujudkan.
Adapun sembilan misi yang harus diwujudkan itu, kata LM Rusman Emba dalam pidatonya, yakni revitalisasi pemerintahan daerah. Pemberdayaan dan mengembangkan ekonomi dan pemerintahan desa. Memberdayakan perempuan dan pemuda. Mempercepat pemerataan infrastruktur pembangunan daerah. Revitalisasi tata ruang wilayah. Mengembangkan swasembada pangan dan revitalisasi potensi perikanan, kelautan dan pertambangan. Memenuhi pelayanan dasar masyarakat. Mengembangkan ekonomi kawasan (lokal dan regional) dan pariwisata. Revitalisasi nilai-nilai religius, budaya dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kebijakan perubahan APBD 2016 ini, diarahkan untuk menjawab beberapa tujuan dan sasaran pembangunan sebagaimana termuat dalam rancangan RPJMD Muna 2016-2021, yang diarahkan pada penyelesaian beberapa kegiatan yang belum rampung dilaksanakan pada periode pemerintahan sebelumnya. Antara lain penyelesaian pembangunan Mesjid Al-Munajat,” kata LM Rusman Emba dihadapan Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu, Pimpinan dan anggota DPRD Muna, unsur forum koordinasi pimpinan daerah, Sekda Muna, beserta para kepala SKPD lingkup pemda Muna, di ruang sidang paripurna DPRD Muna, Selasa (25/10) siang.
Selain itu, untuk memenuhi tuntutan kegiatan proritas pelayanan publik pada perubahan KUA-PPAS tersebut, Pemkab Muna mengambil kebijakan penghematan dan penundaan beberapa kegiatan yang sifatnya sebagai belanja aparatur. Perubahan kebijakan dalam perubahan KUA-PPAS 2016 tersebut, yakni mengarah pada perubahan kebijakan pendapatan sebelum perubahan disetujui Rp1.237.836.285.000. Sedangkan, rancangan perubahan direncanakan Rp1.234.472.780.920 atau terjadi penurunan Rp3.363.504.080. Sementara, perubahan kebijakan belanja, sebelum perubahan disetujui Rp1.253.709.421.000. Masuk kerancangan perubahan, direncanakan Rp1.414.631.514.751, atau terjadi peningkatan Rp160.922.093.751. Untuk perubahan kebijakan pembiayaan, sebelum perubahan disetujui Rp15.873.136.000. Rancangan perubahan direncanakan Rp180.158.733.831, atau terjadi peningkatan Rp164.285.597.831.
Untuk itu, LM Rusman Emba berharap, perubahan KUA-PPAS TA 2016 dapat dibahas bersama antara DPRD dan Tim anggaran pemerintah daerah dalam suasana kekeluargaan, dalam waktu yang tidak terlalu lama. “Mengingat bahwa KUA-PPAS Kabupaten Muna tahun 2017 dan Raperda RPJMD kabupaten Muna tahun 2016-2021, rencana akan kami serahkan dalam bulan November 2016 ini,” tutupnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top