Berantas Pungli, DPPKAD Bentuk Tim Khusus – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Berantas Pungli, DPPKAD Bentuk Tim Khusus

KOLAKAPOS, Palopo–Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Palopo ikut bersikap soal Pungutan Liar (Pungli) yang heboh beberapa hari belakangan ini dengan membentuk Tim Khusus Pemberantasan Pungli.

Hal ini ditegaskan Kepala DPPKAD Kota Palopo, Hamzah Jalante kepada Palopo Pos, Selasa 25 Oktober 2016. Menurut Hamzah pembentukan tim khusus ini merupakan bentuk keseriusannya dalam menumpas praktik Pungli yang sedang marak.

Hamzah mengatakan, pihaknya ingin ikut mereformasi kultur untuk menghilangkan mental koruptif sosok PNS. Untuk itu, Hamzah menegaskan agar pegawai DPPKAD khususnya yang berada di unit pelayanan untuk mengambil uang pengurusan warga diluar ketentuan yang ada, karena itu sudah termasuk pungli.

“Saya selalu mendengar ada oknum DPPKAD yang melakukan pungli, namun itu hanya sebatas mendengar saja, belum ada laporan yang masuk. Untuk itu, dengan adanya tim khusus yang dibentuk ini maka bisa mengetahui jika ada pegawai yang melakukan pungli terhadap warga,” tegas Hamzah.
Untuk itu, Hamzah menegaskan agar masyarakat dapat proaktif melakukan kontrol publik dan melaporkan jika ada pegawainya yang terbukti melakukan pungli.

”Jangan segan dan takut melaporkan kepada kami jika ada yang melakukan pungli. Laporkan kepada saya di nomor handphone 081355201111. Kami langsung tindak tegas,” imbaunya.
Sementara itu, Hamzah melakukan di sejumlah unit pelayanan untuk melihat langsung pelayanan yang diberikan para pegawai DPPKAD kepada masyarakat.

Hamzah di sela-sela sidaknya mengimbau agar seluruh pegawai yang bekerja pada unit pelayanan untuk melayani dengan cepat, mudah dan murah. Jika seluruh syarat telah dipenuhi maka pelayanan harus segera diselesaikan jangan ditunda.

”Saya menegaskan agar berikanlah pelayanan yang baik. Jangan menunda sampai berhari-hari. Jika bisa diselesaikan secepatnya, selesaikan jika memang syarat-syaratnya sudah terpenuhi,” sebut Hamzah kemarin.

Selain itu, Hamzah juga mengimbau agar selalu mengedepankan sapa, senyum, dan tanya. Jangan membeda-bedakan siapa yang datang. Jika warga butuh layanan, berikanlah layanan dengan cepat.

”Berikanlah pelayanan dengan bijak. Jangan ada diskriminasi,” tegasnya.

Dan yang paling utama, sebut Hamzah, jangan mengambil uang warga saat mengurus yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Karena itu sudah melakukan pungutan liar.

”Jangan pungli warga. Itu yang selalu saya sampaikan kepada para pegawai yang berada di unit pelayanan khususnya, serta seluruh pegawai DPPKAD pada umumnya,” tegasnya lagi.

Adapun unit-unit yang disidak Hamzah Jalante pagi itu (kemarin, Red) yakni unit pelayanan retribusi, unit pelayanan PBB, unit pelayanan BPHTB, unit pelayanan terhadap seluruh SKPD, dan unit pelayanan hibah yang berada di sekretariat.(palopo pos/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top