Kuota Haji Sulsel Tertinggi, Gubernur Upayakan Ada Penambahan – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Kuota Haji Sulsel Tertinggi, Gubernur Upayakan Ada Penambahan

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (ketiga kiri) saat membuka Himpuh Internasional Travel Mart (ITM) di Four Point Hotel by Sheraton Hotel Makassar, Sabtu (22/10).

KOLAKAPOS, Makassar–Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, menegaskan, tingginya minat masyarakat khususnya Sulsel untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah membuat dirinya mendapatkan tugas baru untuk bisa meningkatkan kuota pemberangkatan.

Pasalnya, kata SYL, daftar tunggu haji di Sulsel sangat terbilang cukup lama. Ada beberapa daerah yang harus menunggu sampai di atas 20 tahun lamanya. Menutut data, pada tahun 2013 kuota haji sebanyak 7.221 orang. Namun, dua tahun terakhir hanya 5.777 orang.
“Kita berharap ada langkah terobosan yang dilakukan untuk menganalisasi overload atau kuota yang ada. Karena rakyat harus menunggu di atas 20 tahun itu diharapkan ada pengaturan-pengaturan. Kuota yang tidak di pakai di filipina harus di ambil di indonesia. Saya sudah menghaap di mentri, kabinet, bahkan di DPR. Itu harus di tambah,” ujar Syahrul, setelah membuka Himpuh Internasional Travel Mart (HIT Mart) yang dirangkaikan Musyawarah Besar (Mubes) III
Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus (Himpuh) di Four Point Hotel by Sheraton Hotel Makassar.
Gubernur dua priode ini, menambahkan, sangat prihatin dengan banyaknya daftar tunggu tersebut membuat warga Sulsel ini harus menempuh jalur ilegal seperti banyak yang terjadi pada tahun ini.
Menurutnya, penambahan haji perlu di bicarakan kepihak terkait diantaranya Kemenag agar bisa diupayakan atas rekomendasi tersebut.
“Di Sulsel setiap hari ada yang siap berangkat umrah sampai 540 orang. Siapkan saja kuoatanya lebih banyak Sulsel pasti akan mengisinya. Karena ekonomi kita sangat baik di Sulsel. Kita tidak mau dengan ada jemaah haji hanya bisa sampai di Filipina. Saya harus pertanggungjawabkan rakyat saya. Untuk itu mubes ini menjadi sebuah konsolidasi bagi pengusaha umbah dan haji untuk menenkan performance agar berjalan dengan baik. Saya mau melihat travel yang baik dengan harus bertanggung jawab jika ada terjadi permasalahan dengan pemberangkatan, untuk itu mubes ini harus memecahkan masalah seperti itu,” jelasnya
Sementara, Ketua Umum Himpuh, Baluki Ahmad, menyatakan, untuk bisa menambahkan kuota haji, maka harus ada dukungan maupun sinergitas dengan pemerintah pusat maupun diseluruh daerah.
“Ada negara yang harus menunggun 50 tahun untuk bisa berangkat ke tanah suci, untuk itu peran keseriusan pemerintah juga kami minta. Jangan cuman di Sulsel saja,” katanya. (fmc)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top