Puluhan Ribu Warga Pra Sejahtera di Makassar Tak Tercover KIS – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Puluhan Ribu Warga Pra Sejahtera di Makassar Tak Tercover KIS

NET/ILUSTRASI

KOLAKA POS, M AKASSAR–Pola dan model verifikasi data indikator masyarakat pra sejahtera dalam program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dinilai tidak maksimal. Selama ini pendataan dilakukan dengan mengumpulkan data secara keseluruhan yang kemudian dilanjutkan dengan verifikasi secara serentak.
Hasilnya, warga yang belum tercover dengan program KIS yang diinisiasi oleh pemerintahaan Jokowi-JK terkesan tidak maksimal. Masih ada sekira puluhan ribu warga di Makassar belum dapat menikmati program kesehatan gratis ini.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir mengatakan, warga yang tak tercover tersebut terkendala pada persoalan verifikasi data usulan masyarakat indikator pra sejahtera penerima KIS.
“Yang menjadi kendala adalah indikator keluarga pra sejahtera yang dimaksud dalam aturan JKN. Jika kita berpatokan terhadap aturan dalam program JKN pemerintah pusat, maka dipastikan akan sangat sulit, sebab kami harus benar-benar memastikan apakah memang yang bersangkutan itu memang masuk kategori,” jelasnya.
Mukhtar mengaku akan mencari solusi terkait sistem pendataan termasuk pola verifikasi di tahun 2017 mendatang. Agar seluruh masyarakat pra sejahtera berhak menerima KIS.
Menurutnya, ada diantara masyarakat penerima KIS yang sebenarnya tidak layak menerima tetapi tetap tercover. Dengan demikian, membuat Dinsos Makassar kerja dua kali untuk melakukan verifikasi, sementara biaya, sumberdaya dan tenaga juga sangat terbatas.
Data yang diperoleh di Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, kurang lebih 24.985 warga belum tercover program KIS dari jumlah yang ditargetkan tahun ini sedikitnya 174.000 orang. Data tersebut merupakan proses pendaftaran langsung oleh masyarakat di Kantor Dinas Sosial.
“Selisih KIS Kota Makassar dari target itu 24.985, dan yang sudah tercover 149.015. Sebenarnya kita mampu memenuhi target tersebut, karena kita memang membuka pendaftaran langsung, ini masalah verifikasinya saja. Kendalanya ya di situ, bahwa data yang masuk itu ada yang tidak sesuai dengan hasil verifikasi di lapangan,” kuncinya. (fmc)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top