Harga Gas Pupuk-Petrokimia Turun Lebih Dulu – KOLAKA POS

KOLAKA POS

EKOBIS

Harga Gas Pupuk-Petrokimia Turun Lebih Dulu

KOLAKAPOS, Jakarta–Kementerian ESDM mengambil jalan memprioritaskan komoditas tertentu yang mengalami penurunan harga gas kurang dari USD 6 per mmbtu. Dalam waktu dekat, harga gas untuk industri pupuk dan petrokimia menjadi yang kali pertama turun.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Wiratmaja Puja menyatakan, menurunkan harga gas bukan perkara mudah. Banyak yang harus dibedah pemerintah.

Di satu sisi, industri sudah membutuhkan harga gas yang lebih murah supaya tidak mengganggu produksi dan tetap bisa berdaya saing. Karena itu, ada prioritas.

’’Prioritas itu berarti step-by-step. Semua industri tetap dapat sesuai dengan perpres (peraturan presiden, Red). Tapi, mana yang mau diterapkan, pimpinan punya kebijakan,’’ katanya di Kementerian ESDM, Jakarta.

Industri pupuk dan petrokimia diprioritaskan mendapatkan harga gas murah karena efek berantainya besar. Selain itu, konsumsi pupuk untuk mendukung pertanian sangat tinggi.

Dia lantas menyebut punya waktu dua bulan untuk memastikan harga gas murah bisa berlaku.

Jadi, pada awal Januari harga gas baru sudah berlaku. ’’Untuk pupuk, insya Allah bisa. Untuk petrokimia, beberapa bisa,’’ jelasnya.

Untuk industri lain, penerapannya bertahap dan mungkin tidak dilakukan pada Januari. Namun, kesempatan untuk memberlakukan harga gas yang lebih murah pada 1 Januari tidak lantas benar-benar tertutup.

Pemerintah masih mengusahakannya untuk komoditas lain. ’’Kalau bisa 1 Januari semua, bagus sekali,’’ tuturnya.

Wirat mengakui, harga gas untuk pupuk yang tidak semahal lainnya. Tetapi, prioritas tidak berubah karena pupuk dan petrokimia langsung bersentuhan dengan petani.

Selain itu, pemerintah berkeinginan harga gas untuk dua komoditas itu tetap dan memiliki keterkaitan dengan produknya.

’’Kalau harga urea tinggi, hulunya juga dapat. Kalau harga rendah, hulu juga ikut,’’ terangnya. (dim/c14/sof/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top