Pak RT Dihajar Lima ABG – KOLAKA POS

KOLAKA POS

HUKUM & KRIMINAL

Pak RT Dihajar Lima ABG

KOLAKAPOS, Surabaya–Lima Anak Baru Gede (ABG) menghajar Minardi Setyo, warga Jalan Panjang Jiwo Gg SDI Nomer 5A, Surabaya.

Ketua RT ini dihajar gara-gara menegur para ABG yang usai pesta miras bermain gitar dan bernyanyi tak tentu arah yang suaranya membuat gaduh , mengganggu warga sekitar.
“Pelaku yang mengeroyok korban ini ada lima. Kendati, kami masih mengamankan dua pelaku,” kata Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Eko Sujarwo, seperti diberitakan Radar Surabaya (Jawa Pos Group).
Kedua ABG yang berhasil diamankan yakni AD, 17 dan JN, 13, keduanya masih satu kampung dengan pelaku.
Penangkapan dilakukan setelah korban Minardi Setyo tak terima dianiayai para pelaku hingga menderita luka serius di kepala hingga mengalami bengkak.
Atas laporan korban, Kompol Eko Sujarwo memerintahkan anggota Unit Reskrim untuk mencari keberadaan para pelaku.
Hasilnya tidak sia-sia, polisi berhasil mengamankan dua anak dari kelima pelaku pengeroyokan, pada Minggu (16/10) lalu.
Eko menjelaskan kronologi kejadian, berdasar keterangan korban.
Awalnya, kelima ABG itu sedang berada di depan rumah korban. Para pelaku sedang mabuk miras sembari bermain gitar.
“Itu berlangsung hingga dini hari. Karena merasa menganggu ketertiban warga yang sedang beristirahat, korban mendatangi pelaku berniat untuk mengingatkan agar berpindah tempat, namun korban malah dikeroyok,” ungkapnya.
Para pelaku yang sudah dipengaruhi miras langsung mengeroyok korban dan memukul di kepala dengan menggunakan balok kayu.
Tak hanya itu, kepala korban juga dipukul dengan gagang gitar. Setelah melakukan pengeroyokan, mereka kabur dan meninggalkan korban.
“Kami masih memeriksa kedua pelaku untuk dapat memastikan siapa yang memukul korban. Sampai sekarang kedua pelaku masih dilakukan pemeriksaan,” bebernya.
Dari pantauan Radar Surabaya, polisi usai mengamankan kedua pelaku langsung memberi hukuman dengan memotong rambut keduanya.
Rencananya polisi akan memanggil kedua orang tuanya untuk memberikan pembinaan mengingat usai pelaku masih di bawah umur.
“Kami sudah telah mengantongi identitas ketiga pelaku yang masih buron. Nantinya, akan kami lakukan penangkapan,” pungkasnya. (don/rud/sam/jpnn)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top